Aliyah lahir dan besar di Kuningan, tepatnya di kaki Gunung Ciremai, Jawa Barat. Dia mulai merantau jauh dari kampung halamannya ketika dia masih di sekolah menengah.
Tahun 1968, Aliyah menikah dengan Dr. Rasyid Baswedan, yang merupakan dosen Fakultas Ekonomi di Universitas Islam Indonesia.
Setelah menikah, mereka menetap di Yogyakarta. Pernikahan Aliyah dan Rasyid Baswedan dikaruniai empat orang anak, yakni Anies Baswedan, Haifa Baswedan (almarhum), Ridwan Baswedan (almarhum) dan Abdillah Baswedan.
Pada 2015, Aliyah mengalami pengapuran pada lututnya sehingga harus dioperasi dan kedua kakinya harus diganti dengan titanium. Sejak saat itu, Aliyah tidak bisa berjalan jauh dan harus menggunakan kursi roda.
Kontribusi Aliyah dalam Dunia Pendidikan
Memiliki cita-cita menjadi seorang guru, Aliyah Rasyid Baswedan menunjukkan semangat dan dedikasi yang besar sebagai seorang ulama. Setelah menikah pun, meski tinggal di Yogyakarta, Aliyah tetap semangat mengajar di IKIP Bandung.
Lalu saat mengandung anak pertamanya, Anies Baswedan, Aliyah bahkan setiap minggu naik kereta api Yogyakarta-Bandung untuk mengajar, sebelum akhirnya dipindahkan ke posisi mengajar di IKIP Yogyakarta.
Sejak tahun 1970, Aliyah menjadi dosen di IKIP Yogyakarta hingga pensiun pada usia 65 tahun, yakni pada tahun 2005. Selama mengabdi, beliau mendapatkan gelar Guru Besar Berprestasi Universitas Negeri Yogyakarta . Penghargaan ini diberikan kepada Aliyah atas peran dan kontribusinya yang besar sejak tahun 1970 dalam dunia pendidikan.
Setelah pensiun, kampus UNY tetap mewajibkan Aliyah mengajar hingga batas maksimal usia 75 tahun. Meski Aliyah sebenarnya sudah pensiun dari UNY, namun ternyata ia masih cukup aktif dalam berbagai kegiatan akademik.
Baca Juga: JK Ungkap Isi Obrolan dengan Anies dan Cak Imin Usai Quick Count Prabowo Unggul Jauh
Seperti mengajar dan pembimbingan skripsi di berbagai universitas di Yogyakarta dalam bidang manajemen sumber daya manusia. Impian Aliyah kecil untuk menjadi guru terwujud, bahkan ia menjadi profesor berkat kegigihan dan semangatnya berkontribusi terhadap pendidikan Indonesia.
Aliyah Aktif Mengikuti Kegiatan Kemasyarakatan
Selain dedikasi dan kontribusinya yang luar biasa terhadap dunia pendidikan, Aliyah Rasyid Baswedan juga dikenal sebagai sosok yang peduli terhadap lingkungan sosial. Beliau cukup aktif mengikuti berbagai kegiatan sosial, keagamaan dan kemasyarakatan di Yogyakarta.
Dan hingga saat ini, Aliyah masih menjabat sebagai Ketua Dewan Intelektual Dharma Persatuan Wanita Muslim (DPW) DIY. Selama mengikuti DPW Wanita Muslim, Aliyah aktif memimpin penyaluran beasiswa kepada mahasiswa dan pelajar dari keluarga kurang mampu selama lebih dari tiga dekade.
Demikian penjelasan tentang Aliyah Rasyid keturunan mana. Ibu Anies selalu memberikan doa yang terbaik untuk putranya dalam kontestasi pemilihan presiden Pemilu 2024.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Tag
Berita Terkait
-
JK Ungkap Isi Obrolan dengan Anies dan Cak Imin Usai Quick Count Prabowo Unggul Jauh
-
Nama Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar Berubah Jadi Alexander Graham Bell & Aristoteles di Aplikasi KPU
-
Anies-Cak Imin Menang di TPS Ahmad Dhani
-
Setelah Cak Imin, Anies Tinggalkan Markas Timnas AMIN saat Prabowo Unggul Quick Count
-
Kata Anies Soal Hasil Quick Count Unggulkan Prabowo-Gibran: Jangan Tergiring
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan