Suara.com - Paslon nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka hingga kini masih mengungguli perolehan suara perhitungan cepat alias quick count di Pilpres 2024. Hal ini membuat kehidupan pribadi Prabowo ikut disorot publik, termasuk soal pernikahannya dengan Titiek Soeharto. Diketahui Prabowo dan Titiek telah berpisah sejak tahun 1998, namun kini ramai didukung untuk kembali rujuk.
Namun dengan tegas, Titiek membantah wacana rujuk dengan Prabowo. Titiek mengaku hubungannya dengan Prabowo selama ini baik-baik saja, apalagi keduanya bersama-sama membesarkan anak tunggal mereka, Didit Hediprasetyo. Lantas bagaimana kisah perjalanan cinta Titiek Soeharto dan Prabowo? Simak penjelasan berikut ini.
Perkenalan-Menikah-Punya Anak
Perjalanan cinta Prabowo Subianto dengan Titiek Soeharto berawal dari sebuah perkenalan. Titiek Soeharto adalah murid dari Sumitro Djojohadikusumo, ayah Prabowo.
Dari pertemuan itulah, Prabowo dan Titiek menjalani sebuah hubungan romantis selama kurang lebih 2 tahun. Mengetahui sang putra pacaran dengan Titiek Soeharto, Sumitro berpesan pada putranya untuk serius dalam menjalani hubungan.
Ketika diketahui Keluarga Cendana, hubungan asmara Prabowo dan Titiek pun mendapat respons yang baik. Tak lama setelah itu, Prabowo mengunjungi keluarga dari kekasihnya untuk meminta restu agar bisa menikahi Titiek. Kala itu, Prabowo masih tercatat sebagai salah satu siswa di pendidikan militer.
Pada akhirnya, Prabowo dan Titiek Soeharto menikah pada 8 Mei 1983. Dari pernikahan ini, keduanya dikaruniai anak laki-laki bernama Ragowo Hediprasetyo atau akrab disapa Didit Prabowo pada 22 Maret 1984.
Isu Politik-Cerai-Isu Rujuk
Sayangnya, pernikahan Prabowo dan Titiek hanya bertahan selama 15 tahun. Mereka memutuskan bercerai pada Mei 1998.
Banyak dugaan muncul mengenai latar belakang perceraian Prabowo dan Titiek. Salah satunya terkait isu politik yakni ayah Prabowo yang selalu berselisih paham dengan ayah Titiek. Sosok ayah dari kedua orang ini memiliki peran penting di Indonesia dan merupakan orang terpandang dengan lingkup kekuasaan masing-masing.
Beberapa kebijakan politik dari Presiden Soeharto masa itu membuat banyak pertentangan yang juga dirasakan oleh Soemitro Djojohadikoesoemo. Salah satu kritik yang dilayangkan Soemitro dan membuat Soeharto marah adalah terkait dugaan kebocoran dana pembangunan sebesar 30 persen. Memanasnya hubungan Sumitro dan Soeharto akhirnya merembet ke ranah keluarga kecil Prabowo dan Titiek.
Baca Juga: Didukung Rujuk, Potret Lawas Prabowo dan Titiek Soeharto Disanjung: Definisi Menggemoy Bersama
Ketika Soeharto lengser pada Mei 1998, keluarga Cendana menuding Prabowo terlibat dalam aksi tersebut. Prabowo saat itu menjabat sebagai Panglima Komando Strategi Angkatan Darat (Pangkostrad) dan dinilai punya peran penting dalam mengantisipasi kericuhan massa.
Keluarga Cendana mempermasalahkan sikap Prabowo yang dituduh membiarkan para mahasiswa menguasai gedung MPR/DPR.
Saat itu, Titiek disebut-sebut menangis melihat Prabowo dituduh mengkhianati Soeharto. Prabowo lalu diumumkan cerai dengan Titiek bersamaan dengan gejolak politik tersebut. Namun terlepas dari berbagai kabar burung yang beredar, tidak dapat dipastikan secara pasti apa penyebab perceraian antara Prabowo dan Titiek.
Setelah kurang lebih 26 tahun berlalu, baik Prabowo maupun Titiek masih terus menjalani hubungan silaturahmi dengan baik. Keduanya juga masih kerap tampil bersamaan dalam berbagai acara sehingga kerap diterpa isu rujuk. Menariknya lagi Prabowo dan Titiek terlihat tidak mencari pasangan baru.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
Didukung Rujuk, Potret Lawas Prabowo dan Titiek Soeharto Disanjung: Definisi Menggemoy Bersama
-
Pratama Arhan Minta ini ke Prabowo Jika Sudah Jadi Presiden
-
Santer Isu Prabowo Subianto dan Titiek Soeharto Rujuk Usai Menang Pilpres, Harus Akad Nikah Ulang Lagi?
-
Berani Hempas Anak Prabowo, Velove Vexia Pilih Terima Pinangan Pengusaha Tajir Ini
-
Prabowo Subianto Jadi Pemenang Pemilu Versi Quick Count, Bolehkah Presiden Tak Beristri?
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana