Suara.com - Pemain Timnas Indonesia yang kini merumput bersama Suwon FC, Pratama Arhan memiliki harapan untuk pemerintahan yang baru nanti. Seperti diketahui, pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto/Gibran Rakabuming Raka sementara ungguli dua calon lainnya dalam quick count alias hitung cepat dari Anies Baswedan/Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo/Mahfud MD.
Pratama Arhan mengungkapkan harapannya untuk sepakbola Indonesia di era pemerintahan yang baru nanti. Pemain yang saat ini merumput bersama Suwon FC berharap pemerintah lebih fokus dalam mengembangkan sepak bola nasional.
Menurutnya, fasilitas-fasilitas yang menunjang kemajuan sepak bola Tanah Air harus segera dibangun. Setelah itu, pemain sepak bola akan dengan mudah berlatih mengembangkan potensinya.
BACA JUGA: 2 Fakta PSS Sleman yang Bakal Gunakan Stadion Manahan untuk Sisa BRI Liga 1 2023-2024
"Harapan saya dengan pemerintahan baru ini berharap lebih fokus ke sepak bola. Saya berharap sepak bola Indonesia lebih diperhatikan lagi," kata Arhan kepada awak media.
Indonesia sejatinya sedang membangun training center di Ibu Kota Nusantara (IKN) yang cukup lengkap fasilitasnya. Namun, Arhan berharap fasilitas-fasilitas olahraga bisa lebih diperbanyak lagi.
"Terus bangun fasilitas-fasilitas latihan, training camp, itu lebih lengkap lagi supaya pemain atau atlet sepak bola lebih berkembang lagi," jelasnya.
Proses quick count atau hitung cepat yang dilakukan sejumlah lembaga survei masih berlangsung hingga saat ini. Begitu juga proses real count Pemilu 2024 yang sudah mulai berjalan.
BACA JUGA: Pratama Arhan Tidak Boleh Pilih Nomor Punggung 12 di Suwon FC, Bingung Pakai Angka 23
Baca Juga: Latar Belakang Keluarga Velove Vexia: Anak OC Kaligis Hampir Jadi Menantu Prabowo Subianto
Quick count merupakan metode perhitungan cepat hasil suara pada hari Pemilu untuk memprediksi hasil Pemilu di hari yang sama.
Sedangkan real count, merupakan proses penghitungan secara menyeluruh dari semua tempat pemungutan suara (TPS) di Indonesia yang resmi dirilis KPU.
Kalau dilihat dari situs pemilu2024.kpu.go.id, jumlah suara Prabowo-Gibran yang sudah masuk mencapai 29.162.439 atau 56,88 persen.
Data tersebut hasil pembaruan pada Jumat (16/2/2024) pukul 06.00 WIB. Suara yang masuk ke data KPU berasal dari 405.856 TPS atau 49,30 persen.
Posisi kedua masih ditempati Anies-Cak Imin dengan perolehan 12.954.253 suara atau 25,27 persen. Sementara Ganjar-Mahfud berada di posisi ketiga dengan 9.154.995 suara atau 17,86 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Adhyaksa FC Jajaki Stadion Tuah Pahoe sebagai Kandang untuk Super League 2026/2027
-
Klarifikasi Rodri Usai Insiden Kakinya Diinjak Gavi Jelang Piala Dunia 2026
-
Sebut Timnas Indonesia U-19 Curang, Media Vietnam Sindir Halus Kekalahan dari Australia
-
Thibaut Courtois Pertimbangkan Pensiun dari Timnas Belgia usai Piala Dunia 2026
-
Zlatan Ibrahimovic Sebut Dirinya Lebih Lengkap daripada Erling Haaland
-
Piala Dunia 2026: Hasrat Besar Haiti untuk Kejutkan Brasil
-
Aksi Simpatik Timnas Jerman, Joshua Kimmich Cs Tanggung Biaya Transportasi Suporter
-
John Herdman Tebar Ancaman ke Rival Asia Tenggara, Sebut Timnas Indonesia Kini Jauh Lebih Berbahaya
-
Thomas Tuchel Longgarkan Aturan, Timnas Inggris Nikmati Waktu Bebas Sebelum Tempur
-
Meski Baru Juara di Arsenal, David Raya Tak Jadi Kiper Utama Spanyol di Piala Dunia 2026?