Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti membawa kabar gembira. Sang Putri, Nadine Kaiser akan segera melangsungkan pernikahan dengan Geoffrey Alain.
Calon menantu Susi Pudjiastuti tersebut telah resmi memeluk agama Islam setelah mengucapkan dua kalimat Syahadat di Masjid Husnul Khotimah, Paleman, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta.
Pengucapan syahadat Geoffrey Alain Gerald ini dibimbing langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir pada hari Selasa (27/2/2024) yang juga didampingi oleh Susi Pudjiastuti.
Sebelum membimbing, Haedar menyebut bahwa menjadi muslim harus berasal dari hati yang terdalam. Ia juga bersyukur Islam telah diterima dengan sadar oleh Geoffrey dan tidak dalam kondisi terpaksa.
Haedar Nashir turut berterima kasih kepada keluarga besar Susi Pudjiastuti yang memilih Masjid Husnul Khotimah sebagai tempat ikrar dari calon menantunya.
Lantas, seperti apakah profil Haedar Nashir yang bimbing calon menantu Susi Pudjiastuti ucapkan syahadat? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
Profil Haedar Nashir
Haedar Nashir merupakan pria kelahiran Bandung, 28 Februari 1958. Ia bergabung dengan Muhammadiyah sejak tahun 1983. Pada tahun tersebut, ia dipercaya untuk menjadi Ketua I Pengurus Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah.
Kemudian, pada tahun 1985-1990, kariernya berkembang pesat. Ia menduduki posisi Deputi Kader PP Pemuda Muhammadiyah hingga menjadi Ketua Badan Pendidikan Kader (BPK) dan Pembinaan Angkatan Muda Muhammadiyah.
Baca Juga: Riwayat Pendidikan Nadine Kaiser, Lebih Mentereng Ketimbang Susi Pudjiastuti Sang Ibu
Tak hanya aktif dalam organisasi Muhammadiyah, Buya Haedar juga bekerja sebagai Dosen program Doktor Politik Islam pada program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah, Yogyakarta.
Alumnus S3 Universitas Gadjah Mada ini juga aktif menulis berbagai karya tulis ilmiah, baik berupa buku maupun artikel yang dimuat di berbagai media massa. Bahkan ia juga menduduki jabatan sebagai pemimpin redaksi majalah Sinar Muhammadiyah.
Tak hanya itu, suami dari Noordjannah Djohantini yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum PP ‘Aisyiyah 2015-2020 ini juga telah menjadi penulis tetap di rubrik “Refleksi” pada Harian Republika. Ia juga kerap menulis artikel di media lain dan mengisi kata pengantar untuk beberapa bukunya.
Terkait dengan pendidikan agama, sedari kecil Buya Haedar memang sudah menggelutinya. Buya Haedar pernah bersekolah di Madrasah Ibtidaiyah Ciparay, Bandung.
Haedar melanjutkan pendidikannya di SMP Muhammadiyah III dan SMA Negeri 10 Bandung. Namun, ia juga pernah menjadi santri di Pondok Pesantren Cintawana, Tasikmalaya Jawa Barat.
Berhasil lulus sekolah menengah, ia kemudian melanjutkan Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa “APMD” di Yogyakarta dengan memperoleh predikat lulusan terbaik. Begitu pula dengan program pasca sarjananya. Ia berhasil lulus program S2 dan S3 di Universitas Gadjah Mada dengan predikat cumlaude.
Berita Terkait
-
5 Potret Geoffrey Alain Bareng Susi Pudjiastuti, Calon Mertua dan Menantu Kompak di Segala Momen
-
Profil Singkat dan Pekerjaan Geoffrey Alain Gerald, Calon Menantu Susi Pudjiastuti yang Kini Jadi Mualaf
-
Riwayat Pendidikan Nadine Kaiser, Lebih Mentereng Ketimbang Susi Pudjiastuti Sang Ibu
-
Adu Pendidikan Fadly Faisal VS Alvy Xavier, Ramai Dibandingkan Usai Kakak Fuji Panggil Sayang Aurora Ribero
-
Moncernya Kerjaan Geoffrey Alain Calon Mantu Susi Pudjiastuti, Tak Kalah Saing dari Nadine Kaiser
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Kekayaan Soimah yang Menikahkan Aksa Uyun dan Yosika Ayumi di Pendoponya
-
6 Parfum Morris dengan Aroma Fresh, Murah Meriah Pas untuk Cuaca Panas
-
5 Serum Wardah untuk Atasi Tanda Penuaan Usia 50 Tahun ke Atas, Bikin Wajah Kencang
-
5 Sepatu Lari Lokal Ringan dengan Kualitas Jempolan, Ada yang Tanpa Tali
-
Siapa Anton Afinogenov? Pengawal Misterius Putin yang Kini Dibandingkan dengan Seskab Teddy
-
Apakah Selsun Bisa untuk Ibu Menyusui?
-
Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
-
Moisturizer Labore untuk Apa? Segini Harganya untuk Perbaiki Skin Barrier Wajah
-
Apa Itu Makeup Wudhu Friendly? Pahami Maknanya agar Ibadah Tetap Sah
-
5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam