Suara.com - Jelang Ramadhan, ada banyak persiapan yang kerap dilakukan. Mulai dari membeli sirup, memasang jadwal imsakiyah, dan satu lagi yang tidak boleh tertinggal adalah membeli kurma.
Ada berbagai jenis kurma yang bisa Anda beli di pasaran, sebagian di antaranya diimpor dari luar. Namun, tahukah Anda bahwa ada beberapa merk kurma asal Israel?
Seperti yang Anda tahu, sampai saat ini seruan boikot produk Israel masih terus disuarakan, hal ini rupanya juga termasuk pada kurma. Supaya tidak salah pilih, simak informasi berikut.
Daftar merk kurma asal Israel
Berdasarkan informasi yang beredar, Israel merupakan salah satu negara pemasok atau eksportir kurma terbesar di dunia. Jika dilihat dari lama Palestine Campaign, berikut adalah daftar supplier atau eksportir kurma dari Israel.
- MTex.
- Carmel.
- Mehadrin.
- Edom.
- King Solomon Dates.
- Agrexco.
- Hadiklaim.
- Jordan River.
- Arava.
Dibandingkan supplier lain, kurma dari merk King Solomon Dates dan Jordan River adalah yang paling banyak ditemukan beredar di toko dan e-commerce Indonesia.
“Pada Ramadhan ini, jangan membeli kurma asal Israel. Dukung kemerdekaan Palestina! Jangan berpuasa dengan kurma Israel di bulan Ramadhan ini,” tulis Palestine Campaign.
Cara membedakan kurma asal Israel
Selain dengan melihat merk dagang dan nama supplier, berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan supaya tidak salah membeli kurma Israel.
Baca Juga: Sikap Teguh Spanyol: Ogah Bela Israel, Tak Akan Ikut Campur Konflik Ukraina
Pastikan membaca label kemasan kurma atau deskripsi produk pada e-commerce. Pastikan tidak memilih kurma yang diproduksi atau dikemas di Israel atau pemukiman Tepi barat.
Saat memilih kurma Medjool, pastikan lagi di mana kurma tersebut diproduksi. Pasalnya, beberapa kurma Medjool ditanam di Israel atau bahkan pemukiman ilegal Israel di tanah Palestina.
Meski tidak tertulis sebagai produsen,Anda bisa menghindari membeli kurma yang mencantumkan Hadiklaim. Hadiklaim adalah pengekspor kurma terbesar dari Israel dan pemukiman ilegal di sekitarnya.
“Serangan genosida Israel pada warga Palestina di Jalur Gaza kini sudah menewaskan puluhan ribu orang. Masyarakat Palestina yang menghadapi bencana kekerasan yang dilakukan Israel, menyerukan pada kita agar memboikot produk Israel sebagai bentuk solidaritas terhadap perjuangan mereka demi kebebasan,” tegas Palestine Campaign.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
-
5.424 Pelajar Palestina Meninggal Dunia Akibat Serangan Israel
-
Kabar Baik! Israel Disebut Sepakat Hentikan Aksi Militer Di Gaza Selama Ramadan
-
Usai Starbucks, Gibran Lagi-lagi Keciduk Pakai Brand Pro-Israel Saat Ketemu Prabowo
-
Harga Saham Unilever Cetak Rekor Terburuk Dampak Aksi Boikot Produk Israel
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 RibuanSesuai Review, Kualitas Jempolan
-
Cushion OMG untuk Kulit Apa? Ini Kandungan, Manfaat, Harga, dan Review Pembeli
-
Kenapa Sering Mati Listrik Belakangan Ini? Ini Penjelasan PLN dan Cara Cek Wilayah Terdampak
-
Profil Glory, Tersangka Baru Korupsi MBG yang Punya Kedekatan dengan Eks Kepala BGN
-
Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade
-
Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur
-
Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian
-
Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum
-
Healing Maksimal di Negeri Naga Guntur: 5 Pengalaman Wellness di Bhutan yang Wajib Dicoba
-
Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?