Gus Samsudin atau yang memiliki nama lengkap Samsudin Jadab resmi ditahan buntut dari kasus video aliran sesat yang memperbolehkan bertukar pasangan. Atas hal tersebut, Pesulap Merah yang pernah berkonflik dengan Gus Samsudin pun memberikan sindiran ke Gus Samsudin.
Sindiran tersebut disampaikan oleh pesulap merah dalam unggahan di akun Instagramnya yang bernama @marcelradhival1. Dalam video yang diunggah, tampak Gus Samsudin mengenakan peci berwarna putih dan baju tahanan.
Dengan tangan terborgol, Gus Samsudin tampak berjalan dengan dikawal oleh petugas Polda Jawa Timur. Dalam caption unggahan, pesulap merah menyebut bahwa Gus Samsudin sudah mengenakan baju baru meskipun belum lebaran.
"Padahal baru mau masuk RAMADHAN, belum lebaran eh dia udah pake baju baru duluan," tulisnya.
Pesulap Merah tampak menyinggung terkait dengan kesabaran yang membawa berkah dan dusta yang membawa petaka.
Lantas, seperti apakah beda pendidikan Gus Samsudin dan Pesulap Merah? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
Pendidikan Gus Samsudin
Gus Samsudin lahir di Lampung pada tabun 1989. Saat beranjak dewasa, ia memutuskan untuk merantau ke Pulau Jawa dengan dalih untuk mendalami agama Islam.
Gus Samsudin lalu belajar di sebuah pesantren di Kabupaten Cepu, Jawa Tengah. Sayangnya, pendidikan tersebut tidak selesai.
Baca Juga: Anggap Konten Tukar Pasangan Bagian Dakwah, Gus Samsudin Tak Menyesal Masuk Bui
Gus Samsudin kemudian memutuskan untuk hijrah ke Blitar. Di sana ia sempat bekerja sebagai tukang rongsok.
Karena berniat untuk mendalami agama Islam, Gus Samsudin pun mulai belajar agama Islam di Pondok Condro Mowo Giri Mulyo, Ngawi, Jawa Timur. Namun sayang, pendidikannya terhambat.
Pondok tempat ia mencari ilmu tersebut ditutup karena diduga menjadi tempat dukun dan paranormal berkedok rumah pendidikan.
Sejak saat itu, Gus Samsudin mendirikan Padepokan Nur Dzat Sejati. Padepokan tersebut adalah tempat belajar yang disebut-sebut Gus Samsudin merupakan rumah penyembuhan spiritual untuk masyarakat.
Namun sayang, selama Padepokan Nur Dzat Sejati berdiri, tak sedikit kontroversi yang terjadi karena banyak ajaran yang disebut sesat hingga membuat jamaah celaka.
Pendidikan Pesulap Merah
Berita Terkait
-
Riwayat Pendidikan Reino Barack Disebut Hobi Kuliah, Ternyata Sekolah di Luar Negeri Sejak Usia 13 Tahun
-
Pesannya Menohok, Pesulap Merah Kirim Karangan Bunga Sindir Gus Samsudin
-
Jadi Tersangka Video Tukar Pasangan, Gus Samsudin Tak Menyesal: Saya Yakin untuk Dakwah
-
Ngaku Senang Dipenjara, Warganet Curiga Gus Samsudin ODGJ
-
Riwayat Pendidikan Syahrini dan Reino Barack Beda Jauh, Kampus Lokal Vs Internasional
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim