Suara.com - Samsudian atau yang lebih dikenal dengan Gus Samsudin nampaknya tidak kapok meski masuk bui. Tersangka kasus konten boleh tukar pasangan itu malah nampak santai meski ditahan.
Bahkan, pria asal Blitar Jawa Timur itu secara terang-terangan mengaku senang di penjara.
"Saya Ridho dan saya ikhlas dengan apapun yang Allah berikan terhadap saya. Kalo ini memang yang terbaik, saya Ridho," katanya kepada awak media, dikutip dari unggahan akun instagram @berita_gosip, Rabu.
"Saya senang dipenjara," lanjutnya.
Menurut Gus Samsudin, apa yang saat ini menimpa dirinya merupakan ketentuan dari yang Maha kuasa. Alih-alih menyesal, ia pun mengaku ikhlas menjalaninya.
"Karena ini sudah menjadi takdir Allah, sudah menjadi ketentuan Allah. Maka saya ridho dengan apapun yang Allah berikan kepada saya," katanya.
"Penyesalan untuk hal yang buruk mungkin nggak. Kalau kita yakin kepada Allah, nggak ada yang perlu kita sesalkan," katanya lagi.
Akibat ulahnya itu, serta sikapnya yang tampak santai meski sudah dipenjara banyak warganet menyarankan agar Samsudin masuk rumah sakit jiwa (RSJ). Tak sedikit pula yang menyebutnya orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
"Kayak nya harus perlu di Bawak ke pisikolog ni orang, agak lain ku tengok," komentar warganet.
Baca Juga: Pesulap Merah Sindir Gus Samsudin: Belum Lebaran Udah Pakai Baju Lebaran Duluan
"sudah, gak usah diliput dan dibahas lagi. ODGJ koq dibahas gak pantaslah," timpal warganet lain.
"Duh emang odgj nih di buat main ajaran agama kenapa baturanya nurut aja lagi aneh," timpal warganet lain lagi.
Akibat perbuatannya, Samsudin dijerat Pasal 28 ayat (2) dan ayat (3) Undang-Undang (UU) nomor 1 tahun 2024 tentang Perubahan Kedua UU nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Bukan cuma itu saya, ia juga dijerat dengan Pasal 28 ayat (2) tentang penyebaran kebencian suku, agama, ras, dan antar golongan.
Berita Terkait
-
Pesulap Merah Sindir Gus Samsudin: Belum Lebaran Udah Pakai Baju Lebaran Duluan
-
Beda Penghasilan Gus Samsudin dan Pesulap Merah, Pantas Marcel Radhival Enteng Kirim Karangan Bunga ke Polisi
-
Anggap Konten Tukar Pasangan Bagian Dakwah, Gus Samsudin Tak Menyesal Masuk Bui
-
Gus Samsudin Cengengesan usai Ditahan Akibat Konten Tukar Pasangan: Saya Senang di Penjara
-
Menohok! Ini Isi Tulisan Karangan Bunga Pesulap Merah Usai Gus Samsudin Ditahan
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah