Suara.com - Sosok dokter muda kondang Gamal Albinsaid kini berhasil memperoleh urutan suara terbanyak ketiga untuk Pemilihan Legislatif di Daerah Pemilihan (Dapil) V Jawa Timur, Malang Raya.
Dokter Gamal diketahui tengah mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI di bawah naungan Partai Keadilan Sejahtera atau PKS.
Dikutip dari hasil rekapitulasi perolehan suara Dapil V Jawa Timur, Gamal memperoleh 110.385 suara.
Uniknya, sang dokter tersebut mengucapkan kalimat Istirja atau Innalilahi yang umumnya diucapkan ketika seorang Muslim tertimpa musibah.
"Innalillahi wa inna ilaihi roji'un," cuit Gamal Albinsaid sembari menyematkan foto hasil rekapitulasi suara.
Lantas, siapakah sosok Gamal Albinsaid tersebut? Kiprah apa saja yang ia lakukan hingga bisa menggaet suara hingga ratusan ribu di Malang Raya?
Profil Gamal Albinsaid: Dokter nyambi jadi politisi
Gamal Albinsaid ternyata adalah seorang dokter yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial.
Selain sebagai seorang dokter, Gamal Albinsaid tercatat sebagai sosok kader PKS dan mencalonkan diri sebagai caleg di kota kelahirannya. Ia merupakan dokter kelahiran Malang, Jawa Timur pada 8 September 1989.
Baca Juga: Ucap Innalillahi karena Terpilih jadi Anggota DPR, dr Gamal Dicap Sombong
Sejak kecil, sosok ayah satu anak ini sudah menunjukkan prestasi. Ia merupakan tamatan SMP Negeri 3 Malang dan melanjutkan pendidikan di SMA Negeri 3 Malang.
Saat duduk di bangku SMA, Gamal mengikuti program akselerasi dan akhirnya lulus pada tahun 2007.
Seusai lulus sekolah, Gamal Albinsaid melanjutkan studinya ke perguruan tinggi yakni Universitas Brawijaya, Malang dan mengambil program studi Kedokteran.
Gamal akhirnya berhasil lulus dengan predikat Cum Laude dan memperoleh IPK 3,69.
Bikin program Klinik Sampah hingga gaet penghargaan
Gamal memulai kariernya sebagai dokter sebagai dokter magang di Rumah Sakit Umum Daerah Syaiful Anwar Malang.
Berita Terkait
-
Ucap Innalillahi karena Terpilih jadi Anggota DPR, dr Gamal Dicap Sombong
-
PKS Temukan Dugaan Penggelembungan Suara Untungkan NasDem dan PAN di Depok-Bekasi
-
Dapat Suara Segini di Dapil Neraka, Dokter Gamal Tiru Ucapan Khalifah Umar
-
Mardani Ali Sera Siap Tempur di Pilgub DKI: Duet dengan Ahmad Sahroni Bakal Menang?
-
NasDem dan PKB Usul Parliamentary Threshold Naik Jadi 7 Persen, PKS Malah Khawatir Soal Ini
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan