Suara.com - Tak dapat dipungkiri bahwa kinerja dari sosok mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (Menteri KP) RI, Susi Pudjiastuti dibilang membanggakan.
Sebab, Susi Pudjiastuti datang dari latar belakang keluarga yang sederhana dan bukan pejabat. Susi juga tak hidup dengan privilese di masa mudanya namun kini bisa menjadi sosok yang tersohor.
Sontak, publik bertanya-tanya, Susi Pudjiastuti anak siapa sebenarnya?
Berikut sosok orang tua Susi Pudjiastuti.
Orang tua Susi Pudjiastuti: Bukan pejabat, tapi bisa didik putri hebat
Orang tua Susi Pudjiastuti diketahui tak datang dari latar belakang politik dan tak punya kuasa di pemerintahan.
Namun, Susi kini menjadi salah satu tokoh paling berpengaruh di Tanah Air.
Ayahanda Susi adalah Haji Ahmad Karlan, sedangkan ibundanya adalah Hajjah Suwuh Lasminah.
Orang tua Susi merupakan orang Jawa Tengah namun selama generasi tinggal di Pangandaran, Jawa Barat.
Baca Juga: Momen Bos Orang Tua Group Masuk ke Helikopter Mirip Adegan Drakor, Netizen: Song Joong Ki...
Ayah Susi bukanlah seorang yang berkuasa di pemerintahan, tetapi hanya berprofesi sebagai seorang pedagang.
Haji Ahmad Karlan mencari nafkah dengan berdagang binatang ternak yang dibawa dari Jawa Tengah ke Jawa Barat.
Namun, Susi mendapatkan sedikit privilese lantaran kakek buyutnya merupakan seorang tuan tanah di daerahnya yang bernama Haji Ireng.
Susi kini berhasil menjadi sosok yang berpengaruh meski dirinya tak datang dari keluarga serba ada.
Ia berhasil meraih menekuni berbagai bisnis yang menguntungkan dan menikmati puncak kariernya sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan RI.
Kisah masa lalu Susi, sempat tak sekolah dan berakhir jadi pebisnis
Berita Terkait
-
Momen Cucu Susi Pudjiastuti Promosi Restoran Milik Neneknya, Malah Bilang Begini
-
Adu Mentereng Suami dan 2 Mantan Susi Pudjiastuti, dari Pilot hingga Pekerja Perikanan
-
Ogah Beli Barang Branded, Ini 3 Kesederhanaan Siti Atikoh yang Beda dari Istri Pejabat Lain
-
Armand Hilman Umur Berapa? Cucu Tampan Susi Pudjiastuti yang Cinta Laut
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Karhutla Mengamuk di Kubu Raya, Nyaris Lahap Permukiman Warga
-
Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu
-
Krisis Global di Depan Mata, Generasi Muda Ini Kumpul Cari Solusi Lewat Jalur Diplomasi
-
Peringati Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Pohon di Pesisir Karawang
-
Bersama PNM Mekaar, Mesin Jahit Tua Mampu Menghidupi Lima Keluarga
-
Festival Merah Putih 2026 Hadirkan 17 Agenda Spektakuler di Kota Bogor
-
Inklusi Keuangan di Daerah 3T, Pendampingan Mantri BRI Jadi Solusi Warga Toraja Utara
-
Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara
-
Kemelekatan Adalah Derita
-
Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya: 51 Rumah dan 49 Leuit Hangus, Puluhan Ton Padi Musnah