Sugeng juga dikenal sebagai sosok yang gemar berorganisasi, utamanya setelah ia berprofesi sebagai advokat atau pengacara.
Ia pernah tergabung dalam Tim Pembela Demokrasi Indonesia pada 1996. Dan setahun kemudian Sugeng mendirikan Serikat Pengacara Indonesia (SPI).
Sugeng juga berperan dalam mendidikan Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI).
Ia turut aktif dalam Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi). Disana Sugeng sempat menjabat sebagai Wakil Bendahara Umum.
Sebagai pengacara, Sugeng dikenal sebagai spesialis menangani kasus tindak pidana korupsi atau tipikor.
Ketika kasus suap mantan Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini bergulir, Sugeng menjadi penasihat hukum Komisaris PT Kernell Oil Simon Ginawan Tanjaya.
Tak hanya itu, SUgeng juga pernah menjadi kuasa hukum Ary Mulady yang menjadi terdakwa dalam kasus percobaan suap terhadap Pimpinan KPK Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah.
Sugeng juga tercatat sebagai kuasa hukum mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin yang terjerat kasus korupsi anggaran SKPD dan gratifikasi.
Kiprah di politik
Baca Juga: Ganjar Pranowo Suka Nyetrika Baju Alam Ganjar, Siti Atikoh Wanti-Wanti Calon Mantunya Kelak
Sebelum bergabung dengan PSI, Sugeng pernah maju sebagai Calon Wakil Wali Kota Bogor nomor urut 4 pada 2018.
Kala itu ia mendampingi kader PDI Perjuangan Dadang Iskandar Danubrata. Namun pasangan itu kalah dan hanya meraup 13,13% suara.
Setahun kemudian, Sugeng bergabung dengan PSI dan langsung menjabat sebagai Ketua DPD PSI Kota Bogor.
Ia langsung maju sebagai calon anggota legislatif pada Pemilu 2019 namun gagal menuju Senayan.
Pada Pemilu 2024, ia kembali mencoba peruntungannya untuk merebut kursi di DPRD Kota Bogor dari Dapil Bogor I.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
Klaim Tetap Kompak, Mahfud Berbagi Tugas dengan Ganjar soal Masalah Pilpres: Saya Jalur Hukum, Tak Ikut Angket
-
Setop Kecurangan! Hasto PDIP Minta Jokowi Tak Hapus Sejarah PPP Demi Kepentingan PSI
-
Ganjar Pranowo Suka Nyetrika Baju Alam Ganjar, Siti Atikoh Wanti-Wanti Calon Mantunya Kelak
-
Mahfud Klaim Mish Terus Komunikasi dengan Ganjar, Termasuk Bahas soal Pelaporan IPW ke KPK Kasus Gratifikasi
-
Diungkap Mahfud MD, Begini Respon Ganjar Usai Dilaporkan ke KPK
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Taxi Driver dan Kritik Tajam tentang Hukum yang Gagal Melindungi Korban
-
5 Sepatu Lari Asics Terbaik untuk Daily Run, Bantalan Empuk dan Langkah Lebih Responsif
-
Rekor 14 Tahun Terancam Buyar, Mental Jadi Titik Lemah Vietnam Jelang Duel vs Timnas Indonesia
-
Bukan Sekadar Gedung Baru, Pramono Didesak Prioritaskan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus
-
Amerika Ngamuk Lagi, Habis-habisan Gempur Fasilitas Militer Iran
-
Prediksi Skor, Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Timor Leste di Piala AFF 2026
-
Pasar Ngijon Siap 'Digemparkan', Mulai dari Jathilan, Talkshow Menarik hingga Hiburan Gratis!
-
Sempat Minta Video Call Karena Takut Penipuan, Satpam Fiktor Harefa Tolak Tawaran Kerja Dedi Mulyadi
-
Korban Tewas Gempa Jepang Terus Bertambah, Ada Warga Negara Asing
-
Usia 25 Belum Menikah, Kenapa Perempuan Masih Sering Dianggap Terlambat?