Suara.com - Helena Lim, seorang tokoh kaya raya dari Pantai Indah Kapuk (PIK) kini dikabarkan terlibat dalam dugaan kasus korupsi. Padahal, sebelumnya kekayannya sempat membuat Kaesang Pangarep terkejut ketika mengetahui harga pakaian yang dikenakannya.
Penyidik dari Kejaksaan Agung Republik Indonesia telah melakukan penyitaan barang bukti berupa uang tunai senilai puluhan miliar rupiah di beberapa lokasi, termasuk kantor PT QSE dan PT SD yang dimiliki oleh Helena Lim pada tanggal 6 hingga 8 Maret 2024.
Selain uang tunai puluhan miliar tersebut, pihak Kejaksaan Agung Republik Indonesia juga menyita barang bukti elektronik dan dokumen yang terkait dengan kasus dugaan korupsi perdagangan komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk antara tahun 2015 hingga 2022.
Tidak hanya itu, Kejaksaan Agung Republik Indonesia juga menyita sebanyak 65 keping emas logam mulia dengan total berat 1.062 gram, uang tunai senilai Rp 75,4 miliar, 1.547 dolar Amerika Serikat, dan 411.400 dolar Singapura.
Foto dan video saat Kejaksaan Agung Republik Indonesia melakukan penyitaan barang bukti dari Helena Lim telah diunggah oleh akun Instagram @lambe__danu, yang membuat beberapa warganet terkejut.
Tak hanya itu, kala pandemi Covid-19 beberapa tahun lalu, nama Helena Lim juga sempat jadi sorotan. Ombudsman Jakarta Raya menduga bahwa selebgram Helena Lim telah melakukan pemalsuan dokumen untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Senin (8/2/2021). Dugaan tersebut muncul setelah Ombudsman mengambil keterangan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta.
"Dugaan pemalsuan dokumen itu, merupakan tindak pidana yang sepenuhnya menjadi kewenangan pihak kepolisian," kata Kepala Ombudsman Jakarta Raya, Teguh P Nugroho seperti dikutip dari Ayobandung.com--jaringan Suara.com, Kamis (18/2/2021).
Kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap selebgram Helena Lim terkait kasus vaksinasi Covid-19.
"Yang jelas ada pemeriksaan (Helena Lim) cuman untuk hasilnya sudah selesai atau belum saya tidak monitor," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat, Senin (15/2/2021).
Terkait pemeriksaan tersebut, Tubagus belum berbicara lebih rinci. Dia meminta awak media bertanya terkait hal itu pada Kasubdit Kamneg.
Baca Juga: Diduga Terseret Kasus Korupsi Komoditas Timah, Ini Potret Rumah Mewah Crazy Rich PIK Helena Lim
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN
-
Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman
-
Promo Anniversary Bukan Cuma Diskon, Ada Treasure Hunt dan Mini Games
-
URI Bukan Solusi! Pengangguran Terdidik Terjadi karena Sarjana Tak Punya Skill
-
Sekolah Ramah Anak Tak Selalu Dimulai dari Hal Besar, Dua Inovasi Siswa Ini Buktinya
-
KPK Ungkap Dugaan Permintaan Opini WTP oleh Bupati PALI, Ada Nama Anggota BPK RI
-
Kapal Tanzania MV Ocean Porter Tertangkap di Riau, Angkut 2,6 Ton Sabu Cair dan Rokok China
-
Kapolri Terjun Langsung ke Lokasi Gempa NTT, Boni Hargens Sebut Polri Garda Terdepan Kemanusiaan