Suara.com - Indonesia selama ini dikenal sebagai salah satu negara dengan populasi muslim terbesar di dunia. Data The Royal Islamic Strategic Studies Centre (RISSC) umat Muslim di Indonesia mencapai 86,7% dari seluruh populasi nasional (RISCC, 2023) atau setara dengan 240,62 juta jiwa.
Situasi ini menjadi pangsa pasar menarik, terutama bagi para brand lokal. Meski demikian, untuk menjangkau konsumen dan memenuhi kebutuhan mereka, brand dan penjual lokal perlu memahami strategi yang tepat, terutama dalam menggunakan platform belanja online.
“Sebagai seorang pemilik brand ataupun penjual di platform online, kamu memiliki kesempatan untuk mempelajari performa toko kamu dan menggunakan data penjualan yang bisa didapatkan secara real time untuk dijadikan referensi penyusunan strategi bisnismu. Khususnya di bulan Ramadan ini, jadikanlah momentum ini kesempatan untuk boost trafik toko dan memicu perkembangan bisnis hingga setelah Lebaran nanti,” kata Rika Yeo, seorang mentor bersertifikasi LazStar Trainer dan juga pemimpin komunitas penjual Lazada atau City Leader, dalam keterangannya.
Berikut ini beberapa jurus jitu dari Rika agar performa bran lokal bisa raup cuan maksimal di platform Lazada!
1. Pelajari performa omset dan produk toko kamu
Gunakan dasbor Seller Center di platform Lazada untuk mengakses fitur Bisnis Analis dan menentukan target dengan tingkat omset saat ini. Selain itu, kamu juga bisa melihat rekomendasi produk yang cocok untuk dipromosikan di toko kamu, yang dihasilkan dari prediksi analitis berbasis AI yang ada di fitur Bisnis Analis.
2. Gunakan promo dan diskon khusus bulan Ramadan
Fitur promo dan diskon menjadi daya tarik yang kuat untuk mendorong pembeli check out produk kamu, apalagi dengan penawaran promosi eksklusif selama bulan Ramadan, seperti hampers dan bundling produk. Jangan lupa untuk gunakan promo gratis ongkir dan voucher toko yang tersedia di Lazada!
3. Perhatikan kebutuhan pembeli dan tren produk di bulan Ramadan
Baca Juga: 2 Brand Lokal Modest Fashion Kolaborasi Demi Tunjukan Women Support Women
Bulan Ramadan cocok dijadikan momen berbagi dengan kerabat atau sahabat tercinta. Rika menemukan bahwa bulan Ramadan memicu masyarakat untuk mencari produk-produk yang lekat dengan kata ‘kebersamaan’ seperti takjil dan kurma, ‘berbagi’ seperti parsel, hampers Ramadan, dan sembako, dan ‘lebih baik’ yaitu kosmetik, pakaian Muslim, peralatan salat serta perlengkapan rumah tangga.
4. Sesuaikan strategi penjualan dengan perilaku belanja konsumen
Setelah kamu mengetahui produk apa saja yang sedang dibutuhkan oleh konsumen, pastikan kamu sesuaikan strategi seiring dengan perubahan tanggal selama bulan Lebaran. Misalnya, di minggu pertama kamu fokus untuk mempromosikan kategori fesyen seperti gamis atau baju koko, kemudian di minggu kedua kamu fokus untuk mempromosikan kategori elektronik seperti ponsel hingga laptop.
Targetkan promosi untuk produk terlaris kamu di minggu-minggu terakhir jelang Lebaran untuk performa penjualan yang lebih baik mengingat adanya pencairan Tunjangan Hari Raya (THR).
5. Fokus pada penjualan produk populer di tokomu dan produk yang tren di masa Ramadan
Lebih baik fokus menerapkan strategi untuk produk yang populer demi memaksimalkan keuntungan. Untuk mempromosikan produk populer tersebut, Rika merekomendasi empat langkah yaitu: gunakan fitur promosi kampanye Lazada, memasang harga yang kompetitif, pastikan stok produk cukup untuk menjawab kebutuhan konsumen, dan tingkatkan minat konsumen dengan diskon dan fitur gratis ongkir.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
-
Selamat Jalan Eyang Meri, Pendamping Setia Sang Jenderal Jujur Kini Beristirahat dengan Damai
-
Sosok Meriyati Roeslani, Istri Jenderal Hoegeng yang Meninggal pada Usia 100 Tahun
-
Istri Jenderal Hoegeng Meninggal di Usia 100 Tahun, Dimakamkan Besok
-
Kembalikan Uang Keuntungan Rp5,1 Miliar, Pengakuan Saksi di Sidang Korupsi Chromebook: Saya Takut
Terkini
-
5 Bedak Tabur untuk Kulit Kering Harga Terjangkau, Semua di Bawah Rp100 Ribu
-
Apakah Retinol dan Vitamin C Bisa Dipakai Bersamaan? Ini 3 Bahan Aktif yang Tak Boleh Digabung
-
Apakah Sepatu Sneakers Bisa untuk Lari? Awas Cedera, Ini Rekomendasi Running Shoes yang Aman
-
Paradoks Pekerja Indonesia: Paling Bahagia se-Asia Pasifik, Tapi Diam-Diam Banyak yang Burnout
-
5 Micellar Water di Indomaret yang Ampuh Hapus Makeup Waterproof, Tak Bikin Perih Mata
-
5 Rekomendasi AC Portable Low Watt: Hemat Listrik dan Praktis untuk Rumah
-
Stop Kasih Cokelat! Ini 10 Ide Hadiah Valentine Unik Dijamin Anti-Mainstream
-
Begini Cara Mengakses Dokumen Epstein Resmi, Lengkap 3 Juta Halaman
-
5 Parfum Lokal Dupe Parfum High End yang Tahan Lama, Harga Lebih Bersahabat
-
7 Sepeda Gunung Murah di Bawah Rp1 Juta, Ekonomis untuk Gowes Harian