Suara.com - Ustaz Solmed diledek punya bah badan yang berbeda dibandingkan publik figur lain. Alih-alih wangi parfum mahal, Ustaz Solmed justru disebut bau balsem ketika menjadi juri dalam sebuah ajang pencarian bakat yang tayang di stasiun televisi swasta.
Ustaz Solmed tampil dengan pakaian yang sopan seperti biasa. Suami dari April Jasmien ini mengenakan baju cream ditambah peci putih. Saat juri yang lain mengomentari kontestan, Ramzi selaku host justru membuat lelucon yang diarahkan kepada Ustaz Solmed.
Usai mendapatkan aba-aba dari Irfan Hakim, Ramzi segera melancarkan aksinya dengan membahas bau badan dari para juri. Menurutnya, juri yang paling wangi adalah Mamah Dedeh. Menyadari lelucon dari host, Ustaz Solmed pun tidak menanggapi dengan serius. Ustaz Solmed justru ikut terbawa suasana dan tertawa.
Setibanya Ramzi di meja Reza, tak segara membongkar seperti apa bau badan dari Ustaz Solmed. Menurut Ramzi, bau badan Ustaz Solmed bak bau balsem.
Berdasarkan hadist riwayat An Nasa'i dikatakan bahwa Nabi Muhammad menyukai parfum karena menjaga tubuhnya tetap wangi. Demikian pula hadist riwayat dari Muslim.
"Diriwayatkan dari Tsabit, Anas berkata tidak pernah aku mencium aroma parfum ambar, misik dan parfum yang lebih harum daripada keringat Nabi. Dan aku tidak pernah menyentuh sutra yang lebih lembut daripada menyentuh Rasulullah," demikian bunyi hadist tersebut, dikutip dari NU Online.
Pernyataan Nabi Muhammad yang menyatakan tetap menyukai wewangian bertujuan untuk mencontohkan umatnya agar selalu berpenampilan bersih dan wangi. Sehingga disimpulkan bahwa menggunakan wewangian yang dicontohkan Nabi Muhammad akan memberikan kesan bersih, suci, dan kenyamanan bagi diri sendiri maupun orang lain.
Bahkan berkat memakai wangi-wangian pula, seseorang bisa mendapatkan pahala karena telah berusaha membuat orang lain senang dan merasa nyaman ketika berada di dekatnya. Seorang muslim dianjurkan memakai parfum yang tidak berlebihan kandungan alkoholnya, sebab dalam keputusan Muktamar NU ke-23, di Solo, tepatnya tanggal 29 Rajab - 3 Sya’ban 1382 H/ 25 - 29 Desember 1962 M mengatakan bahwa minyak wangiyang dicampuri alkohol, apabila campurannya untuk menjaga kebaikan (kelayakan/pengawet minyak wangi) maka dimaafkan (ma'fu).
Baca Juga: Pantas Wanginya Semerbak, Ternyata Begini Cara Pakai Parfum ala Nagita Slavina
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Investor Asing Lagi Senang Belanja Saham BBCA hingga BBRI
-
Kasus Korupsi Petral, Sudirman Said Dicecar soal Pengadaan dan Penentuan Harga Minyak
-
Strategi Pickford Berakhir Ironis, Botol Penalti Jadi Sorotan Argentina
-
Resmi Bergulir, Ruben Onsu Jalani Sidang Perdana Hak Asuh Anak, Absen di Pengadilan Karena Hal Ini
-
IHSG Bertahan di Level 6.100 pada Sesi I, BBCA dan BBRI Melesat
-
5 Aroma Parfum Saff & Co Terlaris di Shopee, Wangi Tahan Lama untuk Sehari-hari
-
Kantongi Surat Kuasa, Hotman Paris Resmi Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Halte Transjakarta Kebon Sirih Arah Kota Tutup Tiga Hari Mulai Malam Ini
-
Kisah Kursumawati, Agen BRILink yang Bawa Literasi Keuangan Lebih Dekat ke Masyarakat
-
Investor Asing Ternyata Masih Percaya Tanam Modal di Indonesia, Ini Alasannya