Suara.com - Pangkat dari sosok Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi poin pembicaraan dalam rapat kerja Komisi II DPR RI dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (25/3/2024).
Pangkat AHY yang kini menjabat menjadi Menteri ATR/BPN itu disinggung oleh anggota DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Guspardi Gaus.
Guspardi kala itu mempertanyakan pangkat AHY yang menggantikan Hadi Tjahjanto yang berpangkat marsekal.
Sontak, sosok anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Zulkifli Anwar dibuat keberatan dengan aksi Guspardi yang dinilai tak elok meyinggung pangkat AHY.
Lantas, apa pangkat AHY sebelum ia purnatugas dari TNI?
Pangkat AHY: Jabat posisi mentereng dan dikirim keliling dunia
AHY meneruskan jejak sang ayah, yakni Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di militer.
Karier AHY sebagai seorang anggota TNI bermula ketika ia menempuh pendidikan di Akademi Militer atau Akmil dan lulus pada 2000 sekaligus menyabet predikat lulusan terbaik.
Adapun selama berkarier di TNI, AHY mengalami perkembangan dan kenaikan pangkat yang pesat.
Baca Juga: Rapat Perdana di DPR, AHY Langsung Curhat Anggaran Kena 'Sunat' Sri Mulyani
Ia menjabat segudang jabatan mentereng seperti Komandan Kompi Senapan C Batalyon Infanteri Lintas Udara 305/Tengkorak, Kepala Seksi 2/Operasi Brigade Infanteri Lintas Udara 17/Kujang I Kostrad, hingga Komandan Batalyon Infanteri Mekanis 203/Arya Kemuning.
Suami Annisa Pohan ini juga sempat dikirim ke luar negeri untuk menjalani berbagai misi seperti misi perdamaian dalam konflik Israel vs Hizbullah.
Kala itu, AHY diberi tugas sebagai perwira seksi operasi kontingen Garuda XXIII-A.
Sebelum pensiun sebagai anggota TNI, AHY menyandang pangkat terakhir Mayor Inf.
Tak perlu dibandingkan dengan Hadi Tjahjanto, AHY punya banyak prestasi
Tak elok jika Agus Harimurti dibandingkan dengan Hadi Tjahjanto dalam memimpin Kementerian ATR/BPN.
Berita Terkait
-
Baru Sebulan Jadi Menteri, AHY Minta Tambahan Anggaran Setengah Triliun Lebih ke Sri Mulyani
-
AHY Sebut Sengketa Hotel Sultan dan Pulau Rempang Masuk Program Prioritas Kementerian ATR/BPN
-
Blak-blakan ke AHY, Mardani PKS: Saya Oposisi Pemerintah tapi Pendukung Nomor Satu ATR/BPN
-
Rapat di DPR, AHY: Saya Tak Akan Biarkan Pejabat ATR Dipenjara Akibat Ulah Mafia Tanah
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
7 Lipstik Transferproof yang Tahan Lama dan Anti Menor Buat Kondangan
-
Pemerintah Buka 30 Ribu Loker Manajer Koperasi Merah Putih, Berapa Gajinya?
-
Cerita Edu-Ekowisata Lembur Mangrove Patikang, Saat Warga Jaga Alam Sekaligus Buka Peluang Ekonomi
-
Pulihkan Sungai, River Ranger Jakarta Ajak Warga Mulai dari Diri Sendiri
-
5 Day Cream yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Sudah BPOM
-
5 Parfum Lilith and Eve yang Paling Wangi dengan Inspirasi Produk High-End
-
4 Rekomendasi Skin Tint untuk Anak Sekolah, Ringan dan Tetap Natural Seharian
-
5 Bedak Viva yang Bagus dan Tahan Lama untuk Pemakaian Sehari-Hari
-
Wajah Lebih Terdefinisi Tanpa Operasi, Tren Kontur Presisi Jadi Pilihan Baru Perawatan Estetika
-
Membentuk Diplomat Muda Sejak Dini, Ruang Belajar Global Jadi Kunci Pengembangan Generasi Masa Depan