Suara.com - Berbagi keberkahan di bulan Ramadan tidak saja hanya bisa dilakukan dengan membeli baju baru. Bagi sebagian anak-anak dari keluarga kurang mampu, keinginan untuk jalan-jalan dan liburan bisa jadi lebih besar daripada makanan dan baju baru.
Hal ini diungkap langsung oleh Hestiana Kiftia, Pimpinan Sekolah Bingkai Jalanan, yang mengatakan sebagian besar murid-murid di sekolahnya langsung membantu orang tua sepulang sekolah. Sehingga, sedikit dari mereka yang memiliki waktu untuk bermain dan jalan-jalan.
“Anak-anak di Sekolah Bingkai Jalanan ini kesehariannya ada yang ngamen, ngarak ondel-ondel, jadi badut jalanan, ngumpulin barang bekas, macem-macem. Sepulang sekolah mereka harus bantu orang tuanya, kebayang kan mereka ga punya hiburan apa-apa. Ketika ditanya resolusi tahun ini ingin ngapain, mereka juga cita-citanya sederhana, seperti ingin makan steak, ingin main ke Ancol, bahkan sesederhana ingin jalan-jalan ke mall. Bagi kebanyakan orang mungkin itu hal yang biasa, tapi bagi mereka itu sudah luar biasa mewah," ujarnya dalam keterangan yang diterima Suara.com.
Melansir laman American Psychological Association, ada beberapa dampak bagi anak-anak yang tidak pernah liburan terhadap tumbuh kembangnya, baik secara fisik, mental, maupun sosial. Pertama, kurangnya waktu istirahat dan relaksasi dapat menyebabkan kelelahan dan stres pada anak-anak. Liburan memberikan kesempatan bagi mereka untuk beristirahat dari rutinitas sekolah dan kegiatan lainnya, dan untuk mengisi ulang energi mereka.
Tak hanya itu, liburan dapat membantu anak-anak untuk belajar tentang budaya baru, bertemu orang baru, dan mencoba hal baru. Pengalaman ini dapat membantu mereka mengembangkan keterampilan belajar dan beradaptasi yang penting untuk kesuksesan mereka di masa depan. Terakhir, anak yang tidak pernah liburan mungkin merasa terisolasi dan kesepian, yang dapat berdampak negatif pada kesehatan mental mereka.
Inilah yang menjadi alasan SoKlin Softergent kembali menyelenggarakan kegiatan "Berbagi Kelembutan" dalam bulan Ramadan ini di Jakarta, Malang, dan Yogyakarta. Salah satu sukarelawan untuk kegiatan ini, Yunita Rusmiyati, mengatakan senang sekali bisa berkumpul dan bermain bersama anak-anak dari Sekolah Bingkai Jalanan. Ia menyadari kebanyakan dari anak-anak ini belum pernah jalan-jalan karena kesehariannya sepulang sekolah langsung bekerja bantu orang tua.
Hal senada juga diungkapkan oleh Natasha Syeikinah Marsauli. Awalnya ia mengira anak-anak ini susah menerima orang baru, susah diajak ngobrol dan kerja sama.
"Tapi ternyata anak-anak ini hampir semuanya aktif, pintar-pintar, mau bersosialisasi, dan seru-seruan bareng. Saya berharap kedepannya mereka bisa lebih percaya diri lagi, lebih semangat belajar, sehingga ‘aktifnya’ mereka ini bisa tersalurkan ke hal-hal yang positif,” ujarnya.
Pada kegiatan SoKlin Softergent Berbagi Kelembutan yang digelar bersamaan di SeaWorld Jakarta bersama Sekolah Bingkai Jalanan dan Kids Fun Yogyakarta bersama Sekolah Gajah Wong, SoKlin Softergent juga mendonasikan kebutuhan pendidikan bagi anak-anak secara langsung. Donasi tersebut terdiri dari perlengkapan sekolah, kaos, dan alat tulis. Selain itu, SoKlin Softergent juga menyerahkan bantuan produk kebersihan Ramadan kepada kelompok dan komunitas yang berpartisipasi, termasuk untuk anak-anak di Rumah Belajar Pelangi Nusantara dan Komunitas Pejuang Mimpi di Malang.
Baca Juga: Harganya Gak Main-Main, Azizah Salsha Ketahuan Pakai Sandal Hermes saat Bagi-Bagi Takjil
"Seluruh kegiatan SoKlin Softergent Berbagi Kelembutan kami buat sejalan dengan filosofi perusahaan ‘The Good Things in Life should be Accessible for All’, di mana WINGS Group melalui SoKlin Softergent terus berkomitmen menyediakan segala bentuk kebaikan bagi seluruh masyarakat," tutur Rana Gita Widawati selaku Brand Representative SoKlin Softergent.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Beda Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki, Jangan Sampai Keliru Memilihnya
-
Concealer untuk Mata Panda Warna Apa? Ini Tips Memilih dan 5 Rekomendasinya
-
5 Jenis Pompa Air Sesuai Kedalaman Sumur, Ketahui agar Tidak Salah Beli
-
Apakah Pompa Air Boleh Nyala Terus? Ini Cara Merawat yang Benar agar Awet
-
4 Kipas Angin Hemat Listrik yang Sejuk dan Ramah Tagihan Bulanan, Andalan saat Cuaca Panas
-
7 Jersey Original Murah Piala Dunia 2026: Mulai Rp300 Ribuan, Asli Adidas dan Nike!
-
4 Rekomendasi Sepatu Lari Lokal Cushion Empuk, Melindungi Lutut Pelari Big Size
-
3 Sunscreen di Bawah Rp20 Ribu dengan SPF Tinggi, Anti-Kantong Kering In This Economy
-
Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
-
3 Pilihan Sepatu Lari Brodo: Kualitas Jempolan, Cocok untuk Pemula hingga Profesional