Suara.com - Sederet ayah dan anak yang berprofesi sebagai advokat menjadi tim hukum masing-masing pasangan calon dalam sidang sengketa hasil Pemilu 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK).
Salah satunya adalah Otto Hasibuan dan putra tunggalnya Yakup Hasibuan yang bahu membahu membela pasangan calon 02.
Dalam cuplikan proses sidang sengketa di MK, Yakup Hasibuan berhasil membuat warganet kagum. Salah satunya ketika ia memaparkan poin-poin dalil pelanggaran prosedur pada permohonan dalam sidang sengketa MK.
Dalam penjelasannya, ia mengklaim bahwa pemohon tidak dapat membuktikan 8 poin pelanggaran yang dibawa.
Berkaitan dengan hal tersebut, tak sedikit pula warganet yang penasaran dengan latar belakangnya bersamaan sang ayah. Lantas bagaimana riwayat pendidikan, berikut ulasannya.
Pendidikan Otto Hasibuan
Otto Hasibuan adalah pengacara kondang dan pebisnis di Indonesia. Namanya mulai dikenal usai menjadi pengacara Jessica Kumala Wongso dalam kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin.
Otto dibesarkan dan menyelesaikan pendidikan formalnya di Sumatera Utara dan dikenal aktif berorganisasi.
Dia kuliah di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada sebelum meraih gelar master dari Universitas Teknologi Sydney, di mana dia mempelajari perbandingan hukum. Ia kemudian meraih gelar Doktor Filsafat dari Universitas Gadjah Mada.
Baca Juga: Sengketa Pilpres 2024, Otto: Kalau Dia Minta Menteri, Kami Juga Minta Ibu Megawati Dipanggil
Pendidikan Yakup Hasibuan
Yakub lahir pada 31 Agustus 1995 dan merupakan anak bungsu dari empat bersaudara. Ia merupakan satu-satunya anak laki-laki di keluarganya.
Sebelum berprofesi sebagai pengacara, Yakub sebelumnya menempuh pendidikan S1 di Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada 2016.
Ia lalu melanjutkan studinya ke New York University School of Law. Pada 2020 lalu, ia berhasil lulus dengan gelar Legum Magister (LLM).
Tak hanya pendidikan hukum, pada 2019 lalu, Yakup Hasibuan pernah mengambil sertifikasi finance di Harvard Business School.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Tutup Rapat-rapat Taktik Timnas Indonesia vs Timor Leste, John Herdman Ingin Fans Penasaran
-
Donald Trump Ultimatum Iran: Gencatan Senjata atau Kami Hantam Lebih Keras
-
Antrean iPhone Tidak Bisa Menjadi Ukuran Kesejahteraan Indonesia
-
3 Poin Harga Mati! Jordi Amat: Timnas Indonesia Wajib Libas Timor Leste
-
Isu Gaji Manajer KDMP Capai Rp16 Juta Sebulan, dari Mana Sumbernya?
-
4 Shio yang Hoki dan Bahagia 31 Juli 2026, Masa Sulit Berakhir Mulai Hari Ini
-
Timnas Indonesia vs Timor Leste, John Herdman: Bukan Hanya Cetak Banyak Gol tapi...
-
Timnas Indonesia vs Timor Leste Sore Ini: Tim Garuda Diterpa Kabar Buruk
-
Soft Life Makin Populer: Saat Gen Z Lebih Pilih Hidup Tenang dan Seimbang
-
Bedak Shade Light Beige Cocok untuk Warna Kulit Apa? Ini 5 Rekomendasinya dari Produk Lokal