Suara.com - Keterlibatan Harvey Moeis dan Helena Lim di kasus korupsi komoditas timah dalam hal Izin Usaha Pertambangan (IUP) oleh PT Timah Tbk (TINS) disebut-sebut berada di kasta terendah.
Peran Harvey sebagai tersangka Harvey dalam kasus korupsi ini pun sempat diungkap oleh pihak Kejaksaan Agung (Kejagung). Suami Sandra Dewi itu merupakan kepanjangan tangan dari PT RBT.
Harvey kala itu sempat menghubungi Direktur Utama PT Timah, saudara RZ yang bertujuan untuk bekerjasama atas penambangan liar di wilayah IUP PT Timah.
Harvey pun juga sempat menemui RZ dan mencoba menutupi rencana penambangan liar tersebut dengan dalih kerjasama dalam sewa menyewa peralatan peleburan timah di wilayah IUP PT Timah. Kesepakatan antara keduanya ini pun membuat PT Timah akhirnya merugi hingga triliunan rupiah.
Harvey juga menghubungi petinggi Smelter di mana kerjasama antara Smalter dan PT Timah menghasilkan banyak keuntungan. Harvey kemudian meminta agar keuntungan tersebut disisihkan dan diserahkan kepadanya dengan dalih pemberian dana corporate social responsibility (CSR).
Sementara itu, Helena Lim merupakan sosok yang membantu Harvey beserta rekannya membuat dana keuntungan ini dimanipulasi seolah-olah diterima sebagai dana CSR.
Helena membantu mengelola dana tersebut hingga diterima oleh Harvey dan para pemilik smelter lain sebagai keuntungan pribadi dan kelompok.
Atas peran tersebut, netizen menganggap bahwa baik Harvey dan Helena hanya tersangka di kasta rendah dalam pusaran korupsi timah.
"Intinya mereka berdua hanyalah kaki tangan dalam tipikor Timah ini, dan dalah atau otak kasus adalah RBS, Aliran uang tersebut kalau dilacak puncaknya akan sampai ke sosok RBS ini," tulis akun TikTok @gilbertlim8.
"Percayalah otak dari semua ini hanya 1 orang, jika orang ini benar-benar amanah dengan tugasnya, Indonesia akan merdeka dari kasus seperti ini," imbuh warganet lain.
Baca Juga: Usut Kasus Korupsi Harvey Moeis Cs, Kejagung Periksa GM dan Direktur Operasi PT Timah
"Tapi Helena dan Harvey pasti enggak berani nyanyi soalnya khawatr sama keluarga," tulis warganet di kolom komentar.
"Percayalah otak dari semua ini hanya 1 orang, jika orang ini benar-benar amanah dengan tugasnya, indonesia akan merdeka dari kasus-kasus seperti ini," timpal lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Lebih dari Sekadar Cantik: Mengapa Privasi Menjadi 'Kemewahan' Baru dalam Perawatan Estetika
-
Merayakan Hari Kartini, Perusahaan Wajib Bangun Ekosistem Kerja yang 'Family-Friendly' bagi Wanita
-
7 Pilihan Sepeda Gunung 26 Inch yang Paling Worth It Mulai Rp1 Jutaan, Gowes Enteng Banget
-
Silent Book Club: Ditemani Tanpa Kehilangan Ruang untuk Diri Sendiri
-
65 Persen Lembaga Keuangan Sudah Pakai AI, Apa Keuntungannya Buat Kita?
-
Jadi Tulang Punggung Ekonomi, UMKM Juga Penggerak Akses Keuangan di Masyarakat
-
Tren Bold Flavor, Toast Hitam dengan Sentuhan Gochujang hingga Buldak Ikut Meramaikan
-
5 Bedak Viva Cosmetics untuk Usia 45 Tahun ke Atas: Formula Ringan, Hasil Natural
-
Lebih Tahan Lama Lip Tint atau Lip Cream? Ini 5 Rekomendasinya yang Awet
-
Siapa Pemilik Toba Pulp Lestari? Perusahaan yang Diisukan PHK Massal 80 Persen Karyawan