Suara.com - Ubud Writers & Readers Festival (UWRF), yang telah menjadi landasan penting dalam dunia sastra Asia Tenggara selama lebih dari dua dekade, kembali hadir pada bulan Oktober 2024 untuk menginspirasi dan memberikan ruang bagi berbagai suara dari seluruh dunia.
Tema tahun ini, "Satyam Vada Dharmam Chara," diambil dari Mahabharata Hindu dan diterjemahkan sebagai "Speak the Truth, Practice Kindness", menyoroti pentingnya kebenaran dan kebaikan sebagai prinsip utama dalam hidup manusia.
Dalam konteks filosofis Hindu Bali, tema ini mencerminkan konsep Tri Pramana, yang menggambarkan kemampuan hidup, berbicara, dan berpikir manusia melalui Bayu (angin), Sabda (ucapan), dan Idep (pikiran). UWRF tahun ini akan menggali karya-karya penulis yang mengusung nilai-nilai kebenaran dan kebaikan, serta mempertimbangkan pengaruh sastra di tengah kemajuan teknologi dan informasi yang pesat.
“Tahun ini kami akan menyajikan program yang mengeksplorasi bagaimana kata-kata dan ide membentuk wacana publik, memengaruhi norma-norma masyarakat, dan bagaimana penulis dapat memperkuat nilai-nilai kebenaran dan kebaikan, melawan dunia yang semakin bergerak ke arah sebaliknya,” kata Janet DeNeefe, Pendiri dan Direktur UWRF, dalam siaran pers kepada media.
Melalui kerjasama dengan Australasia Association of Writing Programs (AAWP), UWRF juga memberikan kesempatan kepada penulis dari wilayah Australasia untuk berpartisipasi dalam festival ini melalui "Emerging Writers’ Prizes of Prose and Poetry" dan "Translators’ Prize". Batas waktu penyerahan adalah 30 Juni 2024.
Selain itu, program Peluncuran Buku juga akan menjadi bagian tak terpisahkan dari UWRF 2024, memberikan platform bagi penulis Indonesia dan internasional untuk memperkenalkan karya-karya mereka. Festival ini telah membuka pintu bagi ratusan penulis baru dan mapan sejak 2018 melalui program ini.
Tiket 'early bird' akan mulai dijual pada 24 Juli 2024 bersamaan dengan peluncuran program pertama, sementara penjualan tiket umum akan dimulai pada 28 Agustus 2024.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru
-
Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya
-
Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri
-
Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga
-
Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik
-
Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba
-
Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar
-
Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya
-
IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik
-
Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh