Lifestyle / Female
Sabtu, 06 April 2024 | 15:03 WIB
Indah Gunawan atau Indah G. [Instagram/itsindahg]

Indah G akhirnya harus menahan rasa malu usai komentar tentang isu Palestina yang ia sangkut pautkan dengan Papua berakhir salah alamat.

Ia akhirnya sadar bahwa pemerintah sudah mengalokasikan dana bantuan ke masyarakat di Papua.

“Guys gue melakukan kesalahan besar. Pertama, Pemerintah Indonesia ternyata ada menyalurkan banyak dana ke Papua dan bantuan darurat juga,” ujar Indah G di video klarifikasinya.

Kaitkan Pilpres dengan isu agama: Bawa-bawa mayoritas vs minoritas

Lagi-lagi, Indah G melontarkan pernyataan yang membuat publik berdebat panas.

Kala itu, Indah G cemas terhadap pilihannya di Pilpres 2024.

Ia bingung memilih antara pasangan calon 01 atau 03. Namun, ia dibuat ragu lantaran ia adalah seorang minoritas dan mengkhawatirkan pilihannya akan berdampak besar.

"For those still contemplating voting 01, ayo kita semua bahas ini sama2 secara konstruktif dan sipil — karena aku sebagai double minoritas (etnis & agama) jujur saja, ini kekhawatiranku #1, election’s in 5 days and i’m back to being indecisive between 1 & 3 all over again," kata Indah G.

Sebut Indonesia pelihara budaya malas

Baca Juga: Biodata dan Agama Indah G yang Kritik Hafalan Al Quran saat Diskusi Bareng Cinta Laura

Siniar Indah dengan Cinta Laura ternyata tak mulu soal hafalan Al Quran dan kosakata bahasa Indonesia.

Ia juga melontarkan bahwa masyarakat Indonesia pelihara budaya malas.

Pernyataan tersebut juga terkait dengan pandangannya soal miskinnya kosakata dalam bahasa Indonesia.

"Kita punya kepraktisan budaya, kayak gimana caranya gue menyampaikan sesuatu dengan cepat dan mudah, jadi malas," celetuk Indah G.

Bilang bahasa Indonesia miskin kosakata

Percakapannya dengan Cinta Laura makin menjadi-jadi ketika ia membahas soal permasalahan yang ia amati dalam penggunaan bahasa Indonesia.

Bagi Indah, bahasa Indonesia sangat miskin dengan kosakata. 

Ia juga membandingkan bahasa Indonesia dengan bahasa lain seperti bahasa Inggris dan bahasa Arab yang baginya memiliki perbendaharaan kata yang lebih kaya.

"Jadi memastikan kayak lu menangkap keseluruhan detailnya, tapi kalau pakai bahasa Indonesia, lu cuma cerita sedikit doang. Bahasa Indonesia itu sebenarnya bahasa yang miskin kosakata dan ini benar banget, terutama kalau dibandingkan dengan bahasa Arab atau bahasa Inggris,” lanjut Indah G.

Kritik hafalan Al Quran

Tak berhenti di kosakata, Indah G juga mengkritisi soal pendidikan di Tanah Air.

Ia dibuat miris lantaran di Indonesia, metode hafalan seperti hafalan Al Quran terus digalakkan namun anak-anak menjadi tak meresapi makna nilai-nilai luhur yang disampaikan melalui ayat-ayat suci.

"Di sekolah negeri mereka ada pelajaran agama kan? Kalian harus menghafal ayat-ayat Al Quran, kata demi kata, maka dari itu OMG ini bakal terdengar kurang ajar, jadi mereka lebih bisa diatur-atur tapi mereka gak tau cara berperilaku demi kebaikan diri mereka ," kritik Indah G.

Kontributor : Armand Ilham

Load More