Suara.com - Media sosial kini menjadi arena promosi obat kuat atau obat-obatan disfungsi ereksi seperti Viagra dan Cialis, serta varian generiknya, yang menawarkan harga terjangkau. Banyak pria yang ingin meningkatkan kinerja seksualnya tergoda untuk mencoba obat-obatan tersebut.
Dr. Raevti Bole, ahli urologi dari Klinik Cleveland, menekankan pentingnya kehati-hatian dalam mengonsumsi obat-obatan tersebut. Mudahnya akses tidak berarti obat itu aman, kata dia.
Obat-obatan seperti Viagra dan Cialis termasuk dalam kategori penghambat fosfodiesterase tipe 5 (PDE5), yang berfungsi memperluas pembuluh darah. Selain digunakan untuk mengatasi disfungsi ereksi, obat ini juga bisa untuk pengobatan hipertensi pulmonal dan masalah saluran kemih.
Walaupun banyak dikenal sebagai solusi untuk disfungsi ereksi, Dr. Bole menyoroti bahwa jika seseorang mampu ereksi yang memungkinkan penetrasi, kemungkinan besar ia tidak mengalami disfungsi ereksi dan mungkin tidak memerlukan obat-obatan tersebut.
Namun, banyak pria masih mengonsumsi obat kuat ini meskipun tidak selalu diperlukan dan memiliki harga yang cukup mahal. Alasan lain yang mendorong penggunaan obat ini antara lain untuk meningkatkan stamina di gym, memperpanjang durasi aktivitas seksual, atau meningkatkan kepercayaan diri.
Dr. Bole menambahkan peringatan bahwa penggunaan obat PDE5 bisa meningkatkan kadar oksigen dan fungsi jantung, yang berisiko bagi mereka yang memiliki penyakit jantung atau faktor risiko jantung. Namun, untuk orang yang sehat, tidak ada bukti kuat bahwa obat-obatan ini dapat meningkatkan kemampuan atletik di lingkungan normal.
Sebuah penelitian bahkan menunjukkan bahwa konsumsi sildenafil, zat aktif dalam Viagra, dapat meningkatkan kinerja di ketinggian, seperti di Gunung Everest.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Kepala Bapanas dan Dirut Bulog Turun Langsung ke Alor Serahkan Bantuan Pangan Perdana ke Alor
-
Aksi Penembakan Pecah di Festival Budaya Lembah Baliem Papua, 2 Orang Jadi Korban
-
Amran Sulaiman Semprot Pengamat Pangan: Saat Impor Diam, Swasembada Malah Teriak!
-
Bukan Cuma Enak, Ini Alasan Udang Sulsel Jadi Favorit Orang Jepang
-
7 Cara Pakai Concealer Bawah Mata Agar Tidak Crack dan Halus Seharian
-
Flawless Tanpa Dempul! 3 Foundation Full Coverage Buat Tutupi Bekas Jerawat
-
Kang Edai dan Kemiren: Ketika Budaya Osing Menjadi Jalan Menuju Kesejahteraan Desa
-
Pembunuhan Bos Konter HP Ambarawa: Pelaku Siapkan Palu Sebelum Beraksi, Sempat Kembali Datangi TKP
-
SIM Digital Berlaku Sah Pengganti Kartu Fisik, Begini Cara Aktivasinya di HP
-
Nyoman Nadiana, Les Grow, dan Astra: Modal Lokal VS Pendampingan Tepat