Suara.com - Khotbah Pendeta Gilbert yang menyinggung soal zakat dan salat umat Islam membuatnya dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penistaan agama.
Namun reaksi adem justru diberikan oleh Ustaz Adi Hidayat, sebagaimana dilihat di unggahan akun TikTok @adhieachmad. Alih-alih mengkritik keras, Ustaz Adi Hidayat justru mengucapkan terima kasih atas pernyataan Gilbert Lumoindong tersebut.
“Terima kasih Pendeta Gilbert karena sudah memperkenalkan ajaran-ajaran Islam di komunitas beliau, sehingga teman-teman di Kristiani bisa mengenal setidaknya tentang salat, tentang zakat, berapa kali ditunaikan oleh umat Islam, yang selama ini mungkin ada yang belum kenal atau terbayangkan tentang itu semua,” ungkap Ustaz Adi Hidayat, dikutip pada Kamis (18/4/2024).
Reaksinya yang sangat tenang ini pun dibanjiri pujian. Tak heran jika profil dan pendidikan Ustaz Adi Hidayat ikut menuai sorotan warganet, yang akan diulas lengkap berikut ini.
Riwayat Pendidikan Ustaz Adi Hidayat
Ustaz Adi Hidayat bukan lagi nama yang asing di telinga masyarakat Muslim Indonesia. Pasalnya pendakwah kelahiran 11 September 1984 ini dikenal aktif menyiarkan agama Islam lewat berbagai media, salah satunya YouTube.
Ustaz Adi Hidayat memulai pendidikannya di TK Pertiwi Pandeglang pada tahun 1989 dan dinyatakan lulus dengan predikat siswa terbaik.
Kemudian pendidikannya berlanjut ke SDN Karaton 3 Pandeglang hingga kelas 3 SD, lalu pindah ke SDN III Pandeglang sampai lulus. Lagi-lagi Ustaz Adi Hidayat memperoleh predikat siswa terbaik dan masuk dalam kelas siswa terbaik se-Kabupaten Pandeglang.
Selama SD ini pula Ustaz Adi Hidayat disekolahkan di Madrasah Salafiyyah Sanusiyyah Pandeglang untuk digembleng perihal agama Islam. Di madrasah ini, Ustaz Adi Hidayat kerap didaulat menjadi penceramah cilik di wisuda santri.
Baca Juga: Pekerjaan Greivance Lumoindong, Putra Bungsu Pendeta Gilbert Lumoindong yang Masuk Dunia Politik
Tahun 1997, Ustaz Adi Hidayat melanjutkan studi ke Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah (setingkat SMP dan SMA) di Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Garut. Kembali dirinya mendapat banyak penghargaan hingga tingkat Provinsi Jawa Barat, terutama dalam hal syarh Al Quran.
Ustaz Adi Hidayat akhirnya lulus dengan predikat santri teladan di bidang Agama dan Umum, kemudian mendapatkan undangan PMDK dari Fakultas Dirasat Islamiyyah (FDI) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang bekerjasama dengan Universitas Al Azhar Kairo. Ustaz Adi Hidayat diganjar dengan predikat mahasiswa terbaik saat ospek.
Tahun 2005, Ustaz Adi Hidayat mendapat undangan khusus melanjutkan studi di Kuliyya Dakwah Islamiyyah Libya dan memutuskan meninggalkan program FDI dengan IPK 3.98. Di Libya, Ustaz Adi Hidayat mempelajari berbagai disiplin ilmu seperti Al Quran, Hadits, Fiqih, Ushul Fiqh, Tarikh, dan Lughah dengan intensif.
Di Libya ini Ustaz Adi Hidayat juga menimba lebih banyak ilmu dari banyak tokoh sesuai kelimuan masing-masing. Ustaz Adi Hidayat juga sempat mengambil program bahasa, Lughah Arabiyyah wa Adabuha.
Selama masa pendidikannya di Libya, Ustaz Adi Hidayat sempat diangkat menjadi Ketua Dewan Khatib di Masjid Dakwah Islamiyyah Tripoli (2009), mengikuti dialog internasional dengan para pakar agama, hingga didapuk mengisi acara kebudayaan Islam di televisi Libya.
Tahun 2011, Ustaz Adi Hidayat kembali ke Indonesia dengan gelar akademi Lc. Tak berhenti belajar, Ustaz Adi Hidayat juga meneruskan pendidikan S2 di UIN Bandung di sela-sela kesibukannya sebagai pengasuh pondok pesantren dan mengelola Quantum Akhyar Institute.
Berita Terkait
-
Pekerjaan Greivance Lumoindong, Putra Bungsu Pendeta Gilbert Lumoindong yang Masuk Dunia Politik
-
Reaksi Adem Ustaz Adi Hidayat Tanggapi Ceramah Pendeta Gilbert: Ucapkan Terima Kasih
-
Lebih Adem Begini Pendeta Gilbert!, Khotbah di Dekat Paritnya Dipuji Dibanding Singgung Ibadah Agama Lain
-
Pendeta Gilbert Lumoindong Naik Mobil Tua, Harganya Bisa untuk Borong Honda Beat Sedealer
-
Pendeta Gilbert Lumoindong Lulusan Sekolah Teologi Mana? Kini Tersandung Kasus Dugaan Penistaan Agama
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
7 Moisturizer Terbaik di Indomaret untuk Atasi Flek Hitam
-
Terpopuler: Gaji Manajer Koperasi Merah Putih, Harta Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung
-
Mediterranean Muse: Saat Tas Travel Bertransformasi Menjadi Fashion Statement
-
Kredibilitas Jadi Kunci, Ini Alasan Memilih Pengembang Properti Tak Bisa Sembarangan
-
6 Shio Paling Hoki Besok 17 April 2026, Cek Apakah Kamu Termasuk
-
10 Bentuk Alis Perempuan dan Artinya, Mana yang Cocok dengan Karakter Anda?
-
Hari Keberuntungan Setiap Zodiak pada Minggu Ketiga April 2026, Cek Tanggalnya!
-
7 Mesin Cuci Satu Tabung Di Bawah Rp2 Juta, Hemat Listrik dan Awet
-
Apa Itu Zero Growth CPNS 2026? Ini Dampak Ngeri Buat Pelamar
-
Bedak Padat Apa yang Tahan Minyak 24 Jam? Ini 5 Pilihan Biar Gak Bolak-balik Touch Up