Suara.com - Sepanjang dikenal sebagai pemuka agama, Gilbert Lumoindong sudah beberapa kali terjerat kontroversi. Yang terbaru adalah Pendeta Gilbert dilaporkan ke Polda Metro Jaya karena diduga melakukan penistaan agama.
Kasus ini bermula dari khotbah Pendeta Gilbert yang dianggap menghina agama Islam, tepatnya aspek zakat dan salat. Gara-gara itu Pendeta Gilbert dan keluarganya ramai menjadi sorotan, termasuk sosok sang istri, Reinda Lumoindong.
“Benar, laporan diterima tanggal 16 April 2024 tentang dugaan penistaan agama,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, pada Rabu (17/4/2024).
Rupanya jauh sebelum Pendeta Gilbert tersandung kasus hukum, Reinda juga sudah pernah dilaporkan ke pihak berwajib oleh salah seorang jemaatnya, yakni Bianda Martha Sihombing.
Kasus yang menjerat Reinda saat itu adalah dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh Bianda yang tersinggung akan perkataan sang istri pendeta. Reinda pun dilaporkan ke polisi dengan nomor laporan LP/4409/XII/2011/PMJ/DITRESKRIMUM.
Peristiwa ini berawal dari Reinda yang memanggil Bianda dan empat temannya di ruang tempat ibadah pada 12 November 2012. Saat itu, Reinda ternyata tidak suka dengan pakaian yang dikenakan Bianda, bahkan menyebutnya seperti pakaian sundel bolong.
Perkataan menyinggung itulah yang membuat Bianda melaporkan Reinda ke pihak kepolisian, bahkan statusnya naik menjadi tersangka pada 22 Januari 2013. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Kasubdit Keamanan Negara Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya saat itu, AKBP Daniel Bolly Tifaona.
Kasus pun sempat terkatung-katung, sampai akhirnya dihentikan pada 26 Februari 2015 dan pihak kepolisian mengeluarkan SP3 terhadap kasus pencemaran nama baik dengan tersangka istri Pendeta Gilbert.
Baca Juga: Biodata dan Agama Galih Loss, TikToker yang Ditangkap Karena Penistaan Agama
Tag
Berita Terkait
-
Biodata dan Agama Galih Loss, TikToker yang Ditangkap Karena Penistaan Agama
-
Sebelum Ditangkap Kasus Penistaan Agama, Tetangga Ungkap Gelagat Galih Loss
-
Nistakan Lafadz Taawudz, Latar Belakang Keluarga Galih Loss Dibongkar Ketua RW
-
Rekam Jejak Galih Loss: Tiktoker Konten Prank Kontroversial Kini Jadi Tersangka Usai Pelesetkan Taawudz
-
Dalih Pendeta Gilbert Lumoindong soal Ceramah Sindir Ibadah Umat Muslim: Itu Kritik untuk Umat Kristiani
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN