Suara.com - Sosok wasit Shen Yinhao jadi bulan-bulanan setelah dianggap merugikan Timnas Indonesia U-23 saat pertandingan lawan Uzbekistan di semifinal Piala Asia U-23 2023, Senin (20/4/2024). Ayah YouTuber Fadil Jaidi, Pak Muh ikut emosi melihat kepemimpinan wasit asal China tersebut.
Pak Muh memantau pertandingan dari rumahnya lewat gawai. Sebagai bentuk dukungan, Pak Muh memakai jersey merah timnas dan menyaksikan pertandingan dari kamarnya. Momen tersebut dibagikan oleh Fadil Jaidi lewat Story Instagram.
Sejatinya, penggemar Timnas Indonesia U-23 sempat dibuat semringah lewat tendangan Muhammad Ferrari ke gawang lawan. Namun, senyuman berubah menjadi kekesalan setelah wasit Shen Yinhao menganulir gol itu.
Sang wasit membuat pencinta Timnas Indonesia U-23 naik darah, terlebih ia beberapa kali membuat keputusan kontroversial yang dinilai berat sebelah hingga anak asuh Shin Tae-yong kalah 0-2 dari Uzbekistan.
Pak Muh kecewa dengan wasit Shen Yinhao. Bahkan, sosok ayah tiga anak yang dikenal sering melucu itu sampai melontarkan kecaman.
"Wasitnya ngawur, wasitnya ngawur buta ini wasitnya aduh. Gue samperin rumahnya nanti ni wasit nih," celetuk Pak Muh seperti dilihat dari postingan yang dibagikan ulang @/pakmuhfamily.
Bukan hanya sekali, Pak Muh meluapkan emosinya kepada wasit Shen Yinhao yang keputusannya dianggap merugikan timnas.
"Udah gak usah pakai wasit, berantem aja sekalian udah," ujarnya.
Kecaman yang disampaikan Pak Muh ke wasir hanya luapan kekesalan dari penggemar timnas, seperti yang dirasakan pencinta sepak bola lainnya termasuk rekan artis lain seperti Raffi Ahmad, Sule, Atta Halilintar hingga El Rumi.
Baca Juga: Gagal Melaju ke Final, Indonesia Akan Hadapi Irak di Perebutan Tempat ke-3
Warganet pun berada di pihak Pak Muh dan ramai-ramai mengecam wasit yang memimpin laga Timnas U-23 vs Uzbekistan.
"Info IG wasitnya Pak Muh, kita silaturahmi," kata warganet "Gue baru kali ini dengar pak muh bilang kata-kata begitu, mantap Pak Muh," sahut lainnya.
Berita Terkait
-
Pecinta Bola di Medan 'Hajar' Wasit Shen Yinhao, Kecewa Indonesia Kalah
-
Marselino Ferdinan Tolak Jadi Kapten Timnas Indonesia U-23 vs Uzbekistan, Kepalang Emosi ke Wasit Shen Yinhao?
-
Wasit Shen Yinhao Terbiasa Buat Keputusan Kontroversial, Eks Man United Sampai Kesal
-
Protes Justru Dikartu Kuning, Shin Tae-yong Cuma Bisa Hela Napas Lihat Keputusan Kontroversi Wasit Shen Yinhao
-
Imbas Wasit Berat Sebelah, Instagram Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Digeruduk Suporter Timnas Indonesia
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan