Lifestyle / Female
Selasa, 03 Februari 2026 | 20:02 WIB
5 Kombinasi Serum dan Moisturizer yang "Haram" Dipakai Bersamaan. (Freepik)

Suara.com - Rutinitas skincare perlu dibangun demi mendapatkan kulit yang sehat, cerah, dan terawat. Beragam produk pun bermunculan, mulai dari cleanser, toner, serum, hingga moisturizer dengan klaim dan kandungan aktif yang berbeda-beda.

Tak sedikit pula yang menerapkan teknik layering, yaitu menggunakan beberapa produk skincare secara berurutan agar manfaatnya lebih maksimal.

Namun, di balik tren layering skincare yang terlihat menjanjikan, masih banyak orang yang belum menyadari bahwa tidak semua produk skincare bisa digunakan secara bersamaan.

Alih-alih mendapatkan hasil kulit glowing dan sehat, kesalahan dalam mengombinasikan serum dan moisturizer tertentu justru bisa memicu berbagai masalah kulit. Mulai dari kulit kemerahan, terasa perih, kering berlebihan, muncul jerawat, hingga kondisi kulit yang semakin sensitif.

Supaya hasil perawatan kulit tidak sia-sia, kamu perlu memahami bahan apa saja yang sebaiknya tidak digunakan dalam satu rangkaian skincare, khususnya saat layering serum dan moisturizer.

Kombinasi Serum dan Moisturizer yang "Haram" Dipakai Bersamaan

Berikut beberapa kombinasi bahan serum skincare yang haram dipakai bersamaan, lengkap dengan contoh produknya.

1. Benzoyl Peroxide dan Vitamin C

Benzoyl Peroxide dan Vitamin C

Kombinasi benzoyl peroxide dan vitamin C termasuk pairing yang kurang ideal dalam rutinitas skincare. Benzoyl peroxide bekerja sebagai antibakteri untuk jerawat, sementara vitamin C berfungsi sebagai antioksidan yang membantu mencerahkan kulit.

Sayangnya, ketika digunakan bersamaan, kedua bahan ini bisa saling menetralkan fungsi masing-masing. Tidak hanya membuat manfaatnya berkurang, kombinasi ini juga berpotensi memicu iritasi, terutama pada kulit sensitif.

Contoh kombinasi yang tidak dianjurkan:

Baca Juga: Apakah Lendir Siput Bagus untuk Muka? Ini 5 Manfaatnya Selain Hilangkan Bopeng

  • Serum: The Ordinary Ascorbic Acid 8% + Alpha Arbutin
  • Moisturizer: Benzolac Moisturizer (mengandung benzoyl peroxide)

Gunakan vitamin C di pagi hari, lalu benzoyl peroxide di malam hari atau pada hari yang berbeda.

2. Retinol dan AHA (Alpha Hydroxy Acid)

Retinol dan AHA (Alpha Hydroxy Acid)

Retinol (turunan vitamin A) dan AHA seperti glycolic acid sama-sama berfungsi untuk mempercepat regenerasi kulit dan membantu proses eksfoliasi. Meski manfaatnya besar, pemakaian keduanya secara bersamaan justru bisa membuat skin barrier terkikis berlebihan.

Dampaknya, kulit bisa mengalami kemerahan, mengelupas, terasa panas, bahkan iritasi parah.

Contoh kombinasi yang sebaiknya dihindari:

  • Serum: Avoskin Miraculous Retinol Ampoule
  • Moisturizer: Somethinc Glow Maker AHA BHA PHA Moisturizer

Gunakan retinol dan AHA secara bergantian, misalnya retinol di satu malam dan AHA di malam berikutnya.

3. Retinol dan Vitamin C

Retinol dan Vitamin C

Vitamin C dikenal sebagai bahan favorit karena kemampuannya mencerahkan kulit, menyamarkan noda hitam, dan melindungi kulit dari radikal bebas. Namun, vitamin C tidak cocok dipadukan langsung dengan retinol.

Load More