Suara.com - Permasalahan soal Warung Madura yang dilarang buka 24 jam masih menjadi topik perbincangan hangat. Larangan ini pertama kali digaungkan oleh salah satu pejabat Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop).
Namun, jam operasi Warung Madura tersebut dibela oleh Menteri Koperasi dan UKM (Menkop) Teten Masduki. Menurutnya, tempat seperti ini yang seharusnya dilindungi Kemenkop karena dibangun oleh masyarakat.
Beda Pendapat Menteri Teten dan Pejabat Kemenkop Soal Warung Madura 24 Jam
Menteri Teten menyatakan komitmennya untuk melindungi warung milik masyarakat dan UMKM dari retail modern. Hal ini ia ungkap sekaligus membantah soal pihaknya yang melarang Warung Madura buka 24 jam.
Ia menyebut warung-warung tradisional sendiri sudah banyak membantu masyarakat dengan menyerap produk-produk lokal dan jam bukanya yang fleksibel. Mereka bahkan sempat tersisih oleh para ritel modern.
“Justru begini, warung tradisional itu betul-betul ekonomi rakyat yang selama ini banyak tersisih oleh ritel modern dan pemerintah menyadari itu. Nah, ini jangan sampai warung tradisional ini menjadi terpinggirkan,” kata Menteri Teten dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (30/4/2024).
"Ini yang komitmen pemerintah, karena itu kita terus upayakan agar daerah-daerah, karena ini kebijakan izinnya ada di daerah bukan di kementerian ini, harus memberikan ruang yang lebih baik bagi para pelaku usaha di UMKM khususnya warung,” lanjutnya.
Sementara terkait adanya pelarangan warung Madura buka 24 jam di Klungkung, Bali sebelumnya disebut-sebut ada dalam Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2018. Namun, hal ini ditampik oleh Menteri Teten.
Ia menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pengecekkan oleh pihaknya, tidak ditemukan secara jelas soal warung Madura dilarang buka 24 jam. Teten pun mempertanyakan siapa yang memulai gosip tersebutm
Baca Juga: MenKopUKM Tegaskan Tidak Ada Kebijakan Batasi Jam Operasional Warung Rakyat
"Kita sudah cek Perdanya, tidak ada larangan. Siapa sih yang bikin gosip. Kalau kita lihat aturannya tidak ada. Jadi, warung-warung rakyat termasuk warung Madura aman, tidak ada aturan yang membatasi mereka jam operasinya,” ungkap Teten.
Menteri Teten juga menegaskan, seluruh Warung Madura yang ada di Indonesia boleh saja jika memang ingin beroperasional 24 jam. Di sisi lain, larangan itu muncul setelah adanya keluhan dari pemilik minimarket.
Ia merasa usahanya tersaingi karena Warung Madura buka 24 jam. Kemenkop melalui Sekretaris Arif Rahman Hakim mengimbau agar Warung Madura mengikuti aturan jam operasional yang ditetapkan Perda.
"Kalau ada regulasi terkait jam kerja (jam operasional), tentu kami minta untuk dipatuhi," kata Arif kepada wartawan di Merusaka Hotel, Badung, Bali, baru-baru ini
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Jhon LBF Protes Aturan Warung Madura Dilarang Buka 24 Jam : Kalau Belum Nyenengin Jangan Nyusahin!
-
MenKopUKM Tegaskan Tidak Ada Kebijakan Batasi Jam Operasional Warung Rakyat
-
Ternyata Tak Ada Aturan yang Dilanggar Warung Madura Buka 24 Jam
-
Polemik Warung Kelontong Madura 24 Jam di Bali, Tokoh Ini Minta Jangan Dibandingkan
-
No Debat! Pemerintah Tegaskan Warung Madura Boleh Buka 24 Jam
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Fakta Ilmiah Cara Sabun Membersihkan Baju dari Noda Membandel
-
BREAKING NEWS: Peringatan Tsunami di Flores Usai Gempa 7,0
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan