Suara.com - Momen Menteri PUPR Basuki Hadimuljono atau sering dipanggil Pak Bas memamerkan rumah barunya di Ibu Kota Nusantara (IKN) mengundang berbagai respons publik.
Rumah dengan luas 900 meter persegi itu sudah rampung dikerjakan dan siap dihuni.
Pada video yang diunggah akun X @adarwis, Pak Bas tampak memperlihatkan isi rumah baru itu. Rumah tersebut terdiri dari dua lantai dengan empat kamar.
Rumah dengan dominan cat warna abu-abu tua itu juga dilengkapi dengan ruang rapat serta halaman yang cukup luas.
Diketahui, rumah 36 menteri di IKN memakan biaya Rp 519,06 miliar. Maka pembangunan per unit rumah menteri di IKN menelan biaya sekitar Rp14 miliar lebih.
Penampakan dan kemahalan menuai berbagai komentar, salah satunya dari akun X @andikamalreza. Akun tersebut bahkan mencoba hitung-hitungan berapa lama orang biasa bisa punya rumah seperti para menteri di IKN.
"Kok pada nyinyir rumah menteri ya? Dari data, rata-rata gaji lulusan S1 di Indonesia itu kisaran Rp4,5 jt. Misal ngekost 1 juta per bulan, makan 1 juta per bulan, 500k buat lain-lain, maka kita bisa menabung 2 jt/bulan," tulis akun tersebut.
"Jika menabung 2jt bulan, cuma butuh waktu 583 tahun kok buat beli rumah 14 M ini," imbuhnya.
Pernyataan @andikamalreza sontak mengundang berbagai reaksi dari warganet.
Baca Juga: Penampakan Rumah Basuki Hadimuljono di IKN Jadi Gunjingan Warganet: Sederhana tapi Rakyat Marah
"Satu generasi kurang lebih 25-30 tahun. 583 tahun dibagi 30 tahun per generasi berarti sampai 20 generasi. Masya Allah, investasi untuk 20 keturunan," komentar warganet.
"Coba bang kerjanya di Jakarta jangan jadi katak dalam tempurung bisa sampe 6-9 juta misal buat sehari-sehari habis 3 juta masih punya 5 juta untuk di tabung lebih efisien 50 persen jadi 234 tahun," tulis warganet di kolom komentar.
"Emang pada rese ini netizen, padahal hanya butuh 5,8 abad saja ga sampai 100 abad, buat beli rumah seharga 14M," timpal lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Bersama PNM Mekaar, Mesin Jahit Tua Mampu Menghidupi Lima Keluarga
-
Festival Merah Putih 2026 Hadirkan 17 Agenda Spektakuler di Kota Bogor
-
Inklusi Keuangan di Daerah 3T, Pendampingan Mantri BRI Jadi Solusi Warga Toraja Utara
-
Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara
-
Kemelekatan Adalah Derita
-
Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya: 51 Rumah dan 49 Leuit Hangus, Puluhan Ton Padi Musnah
-
Pria Tewas Diduga Dianiaya saat Melerai Perkelahian di Hiburan Malam Karimun
-
Berawal dari Teller, Ketangguhan Mantri BRI Ini Menginspirasi Warga Toraja Utara
-
Soal Ucapan 'Londo Ireng', PDIP: Kritik Tak Boleh Dibungkam!
-
Situasi Jalan Tambak Berangsur Kondusif, Penyebab Bentrokan Masih Diselidiki