Suara.com - Pasangan calon Ganjar Pranowo dan Mahfud MD melaporkan dugaan adanya kecurangan di Pilpres 2024 yang berujung memenangkan Prabowo-Gibran. Dalam paparannya, Ganjar sempat menyinggung adanya dugaan penyalahgunaan kekuasaan.
“Hari ini kami menggugat dan lebih dari sekadar kecurangan dalam setiap tahapan Pemilihan Presiden yang baru. Lalu yang mengejutkan bagi kita semua dan benar-benar menghancurkan moral adalah penyalahgunaan kekuasaan,” ungkap Ganjar, seperti dikutip dari laman resmi Mahkamah Konstitusi, Rabu (8/5/2024).
Namun Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, Bambang Wuryanto, malah memiliki pandangan yang jauh berbeda. Blak-blakan di hadapan Deddy Corbuzier, politisi yang akrab disapa Bambang Pacul itu menegaskan Ganjar bukan kalah akibat kecurangan.
Awalnya Pacul membeberkan langkah-langkah yang dilakukannya pasca mendapati Ganjar-Mahfud kalah di Pilpres 2024. “Analisis dulu, 38 provinsi rontok semua, kayak keserang badai. Jadi kita lakukan hipotesis dulu,” ujar Pacul, seperti dilihat dari akun TikTok @cerita_viral2023.
“Jadi nggak bisa langsung (bilang) curang?” pancing Deddy.
“Enggak, harus analisis dulu. Kita nggak boleh reaksioner. Kata Bung Karno, kaum reaksioner itu banyak kalahnya,” tuturnya.
Pacul lalu memetakan di mana saja letak kekalahan paslon yang diusung oleh PDIP, termasuk daerah-daerah yang biasa disebut kandang banteng seperti Jawa Tengah dan Bali.
“Pukulan yang sehebat ini hanya ada dua (alasan), ini aksi curang yang masif atau aksi tempur yang masif,” ucap Pacul.
“Kita analisis, akhirnya sampai pada kesimpulan, saya kalah kelas. Kami kalah kelas. Jadi komandan tempur mereka kelas A,” lanjutnya.
Baca Juga: Usai Kalah di Pilpres 2024, Ganjar Bakal Duduki Struktural PDIP?
“Jadi Bapak mengatakan kalahnya Ganjar bukan karena kecurangan?” tanya Deddy.
“Enggak lah,” jawab Pacul.
“Emang kalah aja gitu?”
“Kalah. Bahwa penyebab kekalahannya apa, aku udah tahu. Siapa kira-kira ahli strateginya, saya juga tahu. Jadi mereka infanteri kekuatannya kayak apa, saya tahu. Ini infanteri berlapis dan punya sniper.”
Namun Pacul langsung berkelit saat ditanya siapa yang dideskripsikannya barusan, “Kita sudah sama-sama paham.”
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
Terkini
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Kepala SPPG Dinonaktifkan Imbas Puluhan Siswa Keracunan MBG di Dumai
-
Komdigi Pantau Pemulihan 200 BTS di Flores yang Diguncang Gempa 7,7
-
Instruksi Pimpinan DPR ke Legislator: Koordinasikan Bantuan dan Evakuasi Korban Gempa NTT
-
Kapan Waktu Terbaik Pakai Juva Wrinkle Warrior ZAP? Simak Panduannya Biar Wajah Kencang Awet Muda
-
Desa Les Buleleng Bali Menanam Masa Depan Lewat Konservasi Terumbu Karang
-
Cocok Ditonton Keluarga 9-10 Oktober, Drama Musikal Sirena Angkat Kisah Putri Duyung Terdampar
-
Presiden Prabowo Kirim 50 Ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT
-
Gus Rozin: NU Perlu Lebih Banyak Mendengar Suara dari Jamaah di Luar Jawa
-
Waspada, 159 Desa dan Kelurahan Berpotensi Rawan Karhutla di Riau