Suara.com - Kasus penganiayaan terhadap mahasiswa Universitas Pamulang (Unpam) yang tengah menggelar doa Rosario di Tangerang Selatan (Tangsel) perhatian publik. Apalagi, pelakunya termasuk Ketua RT di lokasi kejadian itu sendiri.
Arie Kriting cukup geram dengan aksi brutal tersebut. "Pelaku intimidasi ibadah saudara-saudari yang menjalankan ritual doa Maria telah ditindak tegas," tulisnya lewat akun X @Arie_Kriting, dikutip Rabu (8/5/2024).
BACA JUGA:
Momen Nathan Tjoe-A-On Dipeluk Kasih Ortu Bikin Netizen Baper: Sini Nak Jadi Mantuku!
Biaya Venue Pernikahan Rizky Febian dan Mahalini Bisa Tembus Rp 2 Miliar, Pesta di Hotel Bintang 5
Teuku Ryan Bantah Hina Tubuh Kurus Ria Ricis, Netizen Ribut: Drama Tak Layak Disimak!
Parahnya, lanjut komika senior itu, provokasi penganiayaan datang dari seorang Ketua RT.
"Semoga ini menjadi pelajaran dan pengingat untuk menjunjung toleransi antar umat beragama. Saudara kita beribadah, wajib kita hormati," katanya.
Diketahui, peristiwa penganiayaan itu trjadi di kontrakan mahasiswa Unpam pada Minggu (5/5/2024) malam di Babakan, Setu, Tangerang Selatan (Tangsel). Polisi telah menetapkan 4 orang tersangkap dalam kasus penganiayaan jemaat saat beribadah doa Rosario itu.
Para pelaku berinisial D (53), I (30), S (36), dan A (26). Peristiwa berawal saat tersngka D yang juga Ketua RT setempat, datang sambil berteriak keras meminta para jemaat agar membubarkan diri karena sudah malam.
Menurut Ketua RT, ibadah tersebut dilaksanakan di gereja agar tak mengganggu warga lainnya. Namun, teriakan tersangka D mengundang reaksi dari jemaat, penghuni kontrakan lainnya serta warga sekitar.
Alhasil, terjadilah cekcok antara warga dengan mahasiswa tersebut hingga berujung dengan aksi kekerasan fisik. Bahkan, warga memgambil senjata tajam hingga melukai 2 orang jemaat.
Berita Terkait
-
Update Kasus Kekerasan Mahasiswa UNDIP: Arnendo Terlapor Dugaan Pelecehan
-
Soroti Isu Rasis ke Indonesia Timur, Arie Kriting: Kita yang Kurang Gizi, Kita Juga yang Harus Kuat!
-
Kerap Dianiaya Senior STIP, Curhatan Pilu Putu di WhatsApp: Sakit Dadaku, Ulu Hati Terus yang Diincar!
-
Polisi Terus Kumpulkan Bukti Kasus Mahasiswa STIP Tewas Dianiaya Senior, Bidik Tersangka Baru?
-
7 Fakta Mahasiswa Katolik Unpam Dianiaya saat Doa Rosario: Ketua RT Ngamuk, Mahasiswa Islam Ikut Kena Bacok
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Houthi Hujani Arab Saudi dengan Rudal, Kilang Minyak Aramco Terbakar Hebat
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal