Suara.com - Setelah kisahnya ditayangkan dalam film, kasus meninggalnya Vina Dewi dan sang kekasih, Eky di Cirebon pada 2016 lalu kembali disorot kembali. Hal ini karena hingga kini 3 pelaku dari kasus meninggalnya Vina Dewi dan kekasihnya itu belum juga ditangkap.
Sementara itu, pihak keluarga baru-baru ini juga mengungkapkan kronologi dan kejanggalan atas meninggalnya sang putri bersama kekasihnya itu. Dalam podcast bersama Denny Sumargo, keluarga mengungkapkan berbagai fakta mengenai meninggala Vina Cirebon dan Eky.
Lantas apa saja beberapa fakta di balik meninggalnya Vina Cirebon? Berikut beberapa fakta yang diungkapkan oleh keluarga.
1. Dikabarkan kecelakaan
Sebelum diketahui adanya pembunuhan berencana, rupanya keluarga mendapat kabar kalau Vina Cirebon dan kekasihnya alami kecelakaan. Berdasarkan keterangan kakak Vina Cirebon, Marliyana, kabar kecelakaan ini rupanya disampaikan oleh salah satu pelaku langsung. Pihak kepolisian juga menyebut meninggalnya Vina Cirebon dan Eky karena kecelakaan.
“Saati itu saya enggak tau, yang ngasih tahu itu pelakunya. Dia datang ke rumah ngasih tau ‘Mbah Vina kecelakaan’. Saat datang ke rumah sakit, ada pihak polisi, bilang kecelakaan,” jelas Marliyana dalam video podcast yang diunggah kembali akun Tiktok @/nokwie10.
2. Motor dan jalan dalam keadaan baik
Kabar meninggal ini juga dirasa janggal saat keluarga mencoba datang ke lokasi kejadian. Sang ayah mengaku janggal karena trotoar dan tiang listrik yang disebut jadi penyebab kecelakaan Vina Cirebon justru baik-baik saja. Bahkan, saat melihat kondisi motor, hanya ada sedikit goresan seperti tidak terjadi kecelakaan.
“Katanya nabrak trotoar dan tiang listrik, tapi trotoar masih utuh, tiang listrik masih utuh. Terus ke kantor polisi saya cek motornya, cuma lecet, spion masih utuh, goresan biasa aja,” ungkap sang ayah.
Baca Juga: Blak-blakan! Pengusaha Travel Bongkar Praktik Licik Sekolah di Program Study Tour
3. Ada saksi mata
Kabar pembunuhan Vina Cirebon dan kekasihnya ini semakin menguat setelah ada pengakuan saksi dari pedagang. Dikatakan, ada pedagang sate yang sempat melihat adanya motor yang dikonvoi geng motor pada malam tersebut. Bahkan, pedagang sate ini juga mengungkapkan markas dari geng motor pelaku pembunuhan.
“Memang ada pedagang yang memberanikan diri dan memberi informasi bahwa pada malam itu ada satu motor yang dikonvoi. Jadi tukang sate ini ngasih tau markasnya di situ,” jelas kakak Vina Cirebon.
4. Sudah direncanakan dan tidak niat membunuh
Saat markas ditemukan dan ponsel pelaku diperiksa, rupanya memang sudah ada rencana sebelumnya. Para pelaku berencana membalas dendam atas salah satu anggota geng yang sakit hati cintanya ditolak Vina Cirebon.
Dikatakan kalau rencana awalnya Vina Cirebon tidak akan dibunuh. Namun, sebab saat dianiaya Vina Cirebon membuka mata, akhirnya pelaku membunuhnya sebab takut dilaporkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Cha Eun Woo Ajukan Banding atas Ketetapan Pajak, Agensi Beri Tanggapan
-
Timnas Indonesia vs Vietnam, Rizky Ridho: Kunci Bisa Menang Jangan Mau Diprovokasi
-
Tragedi Petugas Damkar di Kramat Jati Jadi Alarm Bahaya Sampah Ilegal di Jakarta
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak
-
Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang
-
Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara