Suara.com - Pasca mundur dari jabatan Komisaris Utama Pertamina, perjalanan politik Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok menjadi sorotan banyak orang. Pasalnya beredar kabar Ahok bakal diajukan untuk menjadi calon kepala daerah, misalnya DKI Jakarta.
Namun PDI Perjuangan ternyata juga mempertimbangkan untuk mengusung Ahok sebagai bakal calon gubernur di Pilgub Sumut 2024. Hal ini seperti disampaikan oleh Ketua DPP PDIP Eriko Sotarduga yang sempat menyinggung perlunya perubahan di Sumatera Utara sehingga Ahok layak untuk diajukan.
“Saya harus jujur, seperti Pak Ahok masih ditarik-tarik juga untuk bisa Sumatera Utara. Nah ini menarik juga,” ungkap Eriko di Kantor DPP PDIP di Jakarta, dikutip dari Antara pada Selasa (21/5/2024).
“Karena Sumatera Utara juga perlu perubahan yang mendasar. Nah ini dengan bahasa perubahan, meminjam istilah,” ujar Eriko melanjutkan.
Padahal bursa bacagub Sumut saat ini sedang diramaikan pula dengan wacana keikutsertaan Bobby Nasution. Wali Kota Medan yang juga merupakan menantu Presiden Joko Widodo itu diketahui sudah bergabung dengan Partai Gerindra dan konon dipersiapkan untuk maju di Pemilihan Gubernur Sumatera Utara 2024.
Harta Kekayaan Ahok
Sedianya bakal diusung di Pilkada Serentak 2024, memangnya berapa banyak harta kekayaan Ahok? Dilihat di LHKPN-nya per tahun 2022, mantan Gubernur DKI Jakarta itu ternyata memiliki harta kekayaan senilai total Rp53,6 miliar.
Adapun aset terbesarnya adalah tanah dan bangunan dengan nilai Rp43,22 miliar. Total ada 23 aset tanah dan bangunan yang tersebar di Belitung Timur, Bekasi, sampai Depok, dan kebanyakan dilaporkan sebagai hasil sendiri.
Meski kekayaannya mencapai puluhan miliar, Ahok rupanya tidak memiliki kendaraan. Namun Ahok mengaku mempunyai harta bergerak lainnya sebesar Rp1,06 miliar, aset surat berharga senilai Rp11,34 miliar, serta kas dan setara kas sebanyak Rp4,68 miliar.
Baca Juga: Beda Kelas Ahok vs Bobby Nasution, Bakal Perebutkan Kursi Gubernur Sumut?
Selain itu, Ahok juga memiliki harta lainnya dengan nilai Rp2,31 miliar. Namun Ahok juga memiliki utang sebesar Rp8,97 miliar.
Berita Terkait
-
Beda Kelas Ahok vs Bobby Nasution, Bakal Perebutkan Kursi Gubernur Sumut?
-
Kata Bobby Nasution soal Kans Lawan Ahok di Pilkada Sumut 2024
-
Gabung Gerindra, Bobby Nasution Pastikan Maju Jadi Bacalon Gubernur Sumut
-
Penampakan Jalan di Medan Gelap Gulita Gegara Lampu Dicuri, Warga Colek Bobby Nasution
-
PDIP Disebut Siapkan Ahok untuk Hadapi Bobby Nasution di Pilkada Sumut
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
30 Ide Kata-Kata Ngabuburit Lucu yang Bikin Nunggu Buka Puasa Nggak Kerasa
-
5 Rekomendasi Sabun Mandi Aroma Buah yang Segar dan Menutrisi Kulit
-
Hadirkan Velvet Series, Modena Bikin Dapur Makin Estetik dan Fungsional
-
Hati-hati, 5 Makanan Ini Sebaiknya Tidak Dipanaskan Kembali untuk Menu Sahur
-
Tak Sekadar Detoks, Sauna Komunal Ubah Cara Orang Menikmati Wellness di Bali
-
Link Daftar Mudik Gratis Surveyor Indonesia, Ini Syarat dan Rutenya
-
Berapa Batas Maksimal Tukar Uang Baru Lewat PINTAR BI? Ini Rinciannya
-
Profil dan Kekayaan Mochtar Riady yang Mau Jual One Raffles Place Singapura
-
Silsilah Keluarga Arya Iwantoro, Suami Dwi Sasetyaningtyas Langgar LPDP?
-
Tak Sekadar Detoks, Sauna Komunal Ubah Cara Orang Menikmati Wellness di Bali