Suara.com - Fakta terbaru mengenai pedangdut Nayunda Nabila Nizrina terungkap dalam sidang perkara korupsi mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo alias SYL yang digelar pada Senin (20/5/2024).
Wisnu Haryana selaku Sekretaris Badan Karantina Kementerian Pertanian yang dihadirkan dalam persidangan tersebut menyebut Nayunda Nabila pernah menjadi honorer di Kementerian Pertanian.
Wisnu Haryana menjelaskan bila Nayunda Nabila diproyeksikan sebagai asisten salah satu anak SYL, Indira Chunda Thita Syahrul Putri. Namun, akhirnya dipecat gara-gara tak pernah masuk.
"Kalau tidak salah bahwa si Nayunda ini akan menjadi asistennya Ibu Thita begitu. Sehingga honornya dititipkan di (Badan) Karantina," ungkap Wisnu.
"Karena Nayunda ini pada waktu itu di karantina, hanya sekitar satu tahun kita menghonor karena memang tidak pernah ke kantor dia. Terus setahun berikutnya sudah kita hentikan," imbuhnya.
Sekretaris Badan Karantina Kementan itu juga membeberkan bila selama setahun bekerja sebagai tenaga honorer berstatus kontrak, pedangdut tersebut mendapatkan gaji Rp4,3 juta per bulan.
"Kalau honornya perbulan itu Rp4.300,000," terang Wisnu.
Kabar penyanyi jebolan Rising Star Indonesia Dangdut tersebut pernah menjadi karyawan di Kementan dan menerima gaji jutaan rupiah ini tentu langsung menjadi sorotan warganet.
Mengutip dari unggahan akun X @/Aryprasetyo85, warganet membanding-bandingkan gaji yang diterima Nayunda Nabila dengan penghasilan para guru honorer.
Baca Juga: Pendidikan Nayunda Nabila, Biduan yang Jadi Pegawai Honorer Kementan Titipan SYL
"Enak banget jadi honorer dengan gaji 4 juta per bulan dan setahun cuma masuk 2 kali. Bandingkan dengan guru honorer yang tiap hari kerja digaji Rp300 ribu per bulan," tulisnya.
"Honorer kalah saing dengan horrorer," timpal warganet.
"Enak benar. Honorer di sini kerja dari Senin sampai Jumat, gaji cuma satu juta sebulan, itu pun dua sampai tiga bulan baru keluar gaji," tambah warganet.
"Mahal banget ya. Sekali masuk kerja dibayar Rp28 juta. Sadis," imbuh warganet.
Berita Terkait
-
Pendidikan Nayunda Nabila, Biduan yang Jadi Pegawai Honorer Kementan Titipan SYL
-
Jengkel dengan Korupsi Konyol SYL, Ernest Prakasa Minta Sri Mulyani Ganti Slogannya: Biar Saya Tetap Waras
-
Rutin Dapat Setoran Rp10 Juta, Kata-kata Mutiara Kakak SYL: Jangan Lupa Bahagia!
-
Bantah Minta Beli Musang King Rp46 Juta, Ini Potret SYL Kesengsem Buah Durian
-
Intip Pesta Ulang Tahun Mewah Bibie Cucu SYL: Kantongi Duit Haram dari Kementan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
5 Produk Lipstik Marina yang Ramah Kantong, Pembeli Akui Tak Bikin Bibir Kering
-
3 Benda Pembawa Rezeki Menurut Feng Shui, Cukup Disimpan di Saku
-
Lampu Emergency Tahan Berapa Lama? Ini Pilihan Bagus yang Awet 20 Jam
-
K-Beauty Makin Melokal, Hadirkan Shade Khusus untuk Kulit Perempuan Indonesia
-
4 Rekomendasi Sepatu Lari 910 Nineten untuk Daily Trainer: Nyaman, Responsif, Harga Ramah
-
Hong Kong Masuk 2 Besar Destinasi Ramah Muslim Terbaik untuk Negara Non-OIC
-
Apa Perbedaan AC dan Air Cooler? Kenali Sebelum Membeli Pendingin Ruangan
-
Genset Diesel vs Bensin: Mana yang Lebih Efisien untuk Rumah Tangga saat Mati Listrik?
-
Akses Menjadi Hambatan Terbesar Literasi di Indonesia
-
6 Zodiak Ini Bakal Dapat Kejutan Besar di Bulan Juli 2026