Suara.com - Tembus hingga lebih dari 5 juta penonton dan masih terus tayang di bioskop sampai sekarang, keuntungan fim Vina; Sebelum 7 Hari diperkirakan tembus hingga puluhan miliar. Lantas, mengingat film ini diangkat dari kisah nyata, berapa keuntungan yang kan didapat keluarga?
Sebelumnya bagi Anda yang belum tahu, Vina: Sebelum 7 Hari adalah film yang diangkat dari kisah viral di tahun 2016 lalu. Dheeraj Khalwani selaku produser film ini telah meminta persetujuan keluarga Vina sebelum mengangkat kisah tragis Vina menjadi film.
Hitung-hitungan royalti Vina: Sebelum 7 Hari untuk keluarga
Sampai saat ini, Dheeraj belum bisa menjawab perhitungan royalti bagi keluarga Vina untuk filmnya saat ini. Dheeraj menambahkan bahwa ia baru bisa menghitungnya ketika filmnya sudah turun dari bioskop.
“Film masih berjalan, saya belum bisa menghitung (keuntungan) ya, kita lihat sampai akhir dulu,” jawahh Dheeraj dalam sebuah interview.
Setelah itu, Dheeraj melanjutkan bahwa salah satu tujuannya membuat film ini adalah menaikkan derajat keluarga almarhum. Jadi, ia akan berusaha seadil mungkin memberikan royalti pada keluarga Vina.
“Itu jelas (mendapat royalti), saya juga merasa punya beban. Saya ingin bapak dan ibu dari almarhumah naik ekonominya. Hidup happy secara finansial,” lanjut Dheeraj.
Meski begitu, Dheeraj menjelaskan bahwa ia tidak menjelaskan berapa besaran yang akan ia berikan.
“Itu nggak bisa dijabarkan (nominalnya). Kalau kita ngasih bonus, kan, nggak bsa open,” ujarnya.
Perkiraan royalti film Vina: Sebelum 7 Hari
Meski mendapat cancel dari sebagian warganet, sejak penayangan di hari pertamanya, film Vina: Sebelum 7 Hari sukses menggaet banyak penonton. Dengan begitu, tak mengherankan jika saat ini penontonnya sudah mencapai lebih dari 5,5 juta.
Jumlah penonton jutaan diperkirakan bisa memberikan keuntungan hingga pilihan miliar bagi Dee Company, rumah produksi film ini.
Jika satu tiket bioskop dibanderol harga Rp40.000, dengan 5 juta penonton, keuntungan kotor film ini adalah Rp200 miliar. Namun, tentu saja angka ini masih harus dipotong oleh berbagai hal, seperti bayaran pemain, bioskop, rrumah produksi, pegawai produksi, dan masih banyak lagi.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
-
Toner Viva untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat? Ini 3 Varian yang Banyak Diulas Bagus
-
Minum Susu Saat 1 Muharram Sunnah atau Bid'ah? Ini Penjelasan Buya Yahya
-
Baca Surat Yasin hingga Bermuhasabah, Ini 7 Amalan 1 Muharram yang Paling Dianjurkan
-
Doa Awal Tahun Muharram yang Dibaca Selepas Magrib di Malam Tahun Baru Hijriah
-
5 Tempat Wisata Legend di Jakarta yang Selalu Ramai Pengunjung
-
Minum Susu Putih Malam 1 Suro Baca Doa Apa? Ini Hukum Meminumnya saat 1 Muharram
-
Self-Love Bisa Dimulai dari Mandi, Harashta Haifa Pilih Aroma Sabun yang Bikin Mood Naik
-
Abel Cantika Pilih Busana Anak Bertema Karakter, Ini Manfaatnya bagi Tumbuh Kembang Si Kecil
-
4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian