Suara.com - Merayakan Hari Pancasila 2024, komunitas Pandawara Group bagikan momen tubuh dikerubungi pacet alias lintah saat membersihkan sampah di saluran air. Kondisi tersebut berhasil membuat netizen diliputi rasa haru dan mendoakan perjuangan mereka.
Alih-alih liburan saat peringatan Hari Pancasila, anggota Pandawara Group tidak berhenti berkegiatan membersihkan aliran sungai dari sampah. Kegiatan membersihkan sungai dan aliran sampah ini tidak berhenti meski menemui rintangan digigit dan diisap pacet.'
Momen salah satu anggota Pandawara Group dikerubungi pacet dibagikan di akun instragram resminya, Senin (3/6/2024). Berawal ada hewan hitam panjang seperti cacing di bagian pundak, namun nahasnya kondisi tersebut semakin parah saat baju dibuka, karena ternyata di punggung ada puluhan pacet menggerayangi.
"Selamat Hari Pancasila dari kami yang tiap clean up selalu dicium hewan melata," tulis unggahan tersebut.
Melihat unggahan ini, tak sedikit netizen yang merasa salut dan haru dengan semangat para anggota Pandawara Group. Mereka disebut tidak lemah dan lelah dengan berbagai tantangan yang didapat saat membersihkan selokan hingga aliran sungai di berbagai wilayah Indonesia.
"Masyaallah perjuangannya, semoga dibalas oleh Allah dengan beribu ribu pahala dan kebaikan kepada kalian," ungkap @ismaadhayanti.
"Selalu pakai APD ya abang-abangku yang keren, semoga amal jariyah kalian membawa kebermanfaatan dunia akhirat, dan menuju surga dengan gagah berani. Semoga keikhlasan kalian selalu terjaga dan tidak pernah luntur. Allah melindungi," komentar @sweetiecutepie_.
Bahaya Pacet Pada Tubuh Manusia
Pacet adalah sejenis lintah yang bisa hidup di darat, laut maupun air tawar. Hewan ini termasuk karnivora. Pacet kerap jadi momok bagi pendaki gunung di Indonesia, khususnya di gunung dengan vegetasi lembap dan dikelilingi tumbuhan tropis.
Baca Juga: 4 Rekomendasi Tempat Wisata di Pacet Mojokerto, Ada Waterpark yang Seru!
Melansir situs Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Serang, umumnya pacet hidup di luar air, melekat di dedaunan atau batang pohon.
Pacet juga hidup di habitat rawa, laut, kolam dan berbagai daerah yang berair. Hewan ini punya organ pengisap darah yang terletak di bagian ujung badan, sekaligus digunakan untuk berpegangan pada inang saat makan.
Menariknya, berbeda seperti hewan pengisap darah lainnya yang bahaya bagi manusia saat mengisap darah, umumnya gigitan lintah maupun pacet tidak berbahaya.
Namun yang perlu diwaspadai yaitu bekas gigitan pacet bisa menimbulkan reaksi alergi berat, termasuk ruam kemerahan di seluruh tubuh, mengi atau sulit bernapas.
Tidak hanya itu, bagi orang dengan kulit sensitif atau alergi, bekas gigitan bisa menimbulkan bengkak dan mual. Sehingga untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, sebaiknya bekas gigitan pacet segera diobati.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123