Suara.com - Kasus dugaan penggelapan yang dilakukan oleh suami Bunga Citra Lestari (BCL), Tiko Aryawardhana tengah jadi perhatian publik.
Kasus itu mencuat setelah Tiko dilaporkan oleh mantan istrinya yang berinisial AW, ke Polres Metro Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.
Menurut Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Bintoro, AW melaporkan adanya dugaan penggelapan dana perusahaan yang dilakukan oleh Tiko sebesar Rp6,9 miliar. Kini laporan itu sudah diterima pihak kepolisian dan sudah masuk tahap penyidikan.
Lantas bagaimana Tiko bisa terseret kasus dugaan penggelapan dana perusahaan tersebut? Berikut kronologinya.
Kronologi Dugaan Penggelapan Uang Tiko Aryawardhana
Terkait kasus dugaan penggelapan tersebut, kuasa hukum AW, Leo Siregar angkat bicara. Menurutnya, kasus itu bermula saat kliennya dan Tiko sepakat mendirikan perusahaan pada 2015.
Perusahaan itu bergerak di bidang makanan dan minuman dan diberi nama PT Arjuna Advaya Sanjaya (AAS).
Menurut Leo, semua modal pendirian perusahaan tersebut berasal dari kliennya. Dan di PT AAS, AW duduk sebagai komisaris, sementara Tiko menjadi direkturnya.
Sebagai komisaris, AW bersikap pasif dan tak memiliki wewenang dalam operasional perusahaan, termasuk urusan keuangan.
Baca Juga: Tiko Aryawardhana Diduga Gelapkan Rp6,9 M dari Mantan Istri, Masih Tak Seberapa Dibanding Harta BCL
Leo menduga, kondisi seperti itulah yang menjadi celah bagi Tiko untuk melakukan penggelapan dana perusahaan.
Kecurigaan itu semakin menguat ketika pada 2019, AW mendapatkan kabar dari Tiko kalau perusahaan mereka akan ditutup.
Leo melanjutkan, selama perusahaan itu berjalan, kliennya mengetahui usahanya berjalan dengan lancar, namun tiba-tiba akan ditutup dengan alasan tak kuat bayar sewa.
Dugaan adanya penggelapan dana yang dilakukan oleh Tiko semakin menguat pada 2021. Saat itu, menurut Leo, kliennya menemukan dua dokumen P&L (profit and loss) yang janggal.
Ketika dua dokumen itu dibandingkan, AW menemukan dugaan laporan yang dimanipulasi, guna menyembunyikan kondisi keuangan perusahaan yang sebenarnya.
Agar lebih yakin, lanjut Leo, AW lalu melakukan audit investigasi. Hasilnya, ia menemukan adanya penggunaan dana hingga Rp6,9 miliar yang tak jelas peruntukkannya.
Berita Terkait
-
Tiko Aryawardhana Diduga Gelapkan Rp6,9 M dari Mantan Istri, Masih Tak Seberapa Dibanding Harta BCL
-
Kini Terseret Penggelapan Dana 6,9 Miliar, Intip Lagi Serba Serbi Pernikahan Mewah BCL dan Tiko Aryawardhana
-
Penggelapan Dana Jadi Penyebab Tiko Aryawardhana dan Mantan Istri Cerai? Begini Jawaban Pengacara
-
Beda Sikap BCL vs Sandra Dewi Usai Suami Terseret Kasus, Mana Yang Lebih Berani?
-
Suami BCL Terancam Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan, Nama Ariel Noah Ikut Terseret
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Sensasi Balap Honda Vario Evo 160 Warnai Kemeriahan AHDC Purwokerto
-
Gubernur Sulsel Salurkan Bantuan Rp500 Juta untuk Korban Gempa NTT
-
Keluar dari Fase Kelam, Calvin Dores Bangkit dan Tandai 'Kemerdekaan' Lewat Lagu 'Sampai Kapankah'
-
Sehari Usai Gempa NTT, Pemerintah Kirim 27 Ton Logistik dan 3.500 Personel TNI-Polri
-
Bukan Sekadar Hiasan, Momen Warga Garut Bentangkan Bendera Merah Putih 700 Meter
-
HUT RI 2026 Diprediksi Padat, Polisi Buka 27 Kantong Parkir di Monas, GBK, hingga Ancol
-
Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI
-
Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa
-
Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib
-
Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu