Suara.com - Saat Idul Adha, biasanya beberapa orang akan menyumbangkan hewan kurban. Dalam hal ini bisa berupa kambing, domba, sapi dan lainnya. Dengan menjalankan kurban, ini merupakan salah satu bentuk ibadah sunah yang baik. Oleh sebab itu, bagi mereka yang mampu, dianjurkan untuk berkurban saat Idul Adha.
Namun, masalah berkurban ini juga kadang masih banyak pertanyaan bagi sebagian umat Muslim. Pasalnya, beberapa orang ingin berkurban, tetapi takut karena belum melakukan aqiqah. Terkait kurban sendiri, Buya Yahya menjelaskan kalau hal ini tidak berkaitan dengan aqiqah. Pasalnya, aqiqah adalah tugas dan tanggung jawab orang tua, khususnya ayah yang melakukannya.
Sementara untuk kurban dapat dilakukan dengan uang miliki diri sendiri. Oleh sebab itu, menurut Buya Yahya, bagi mereka yang ingin berkurban tetapi kondisinya belum aqiqah lakukan aqiqah tetap diperbolehkan.
“Adapun masalah aqiqah disunahkan atas orang tua. Jadi pada dasarnya sunah bagi orang tua aqiqah anaknya. Yang tugas aqiqah itu ayah, makannya kalau mau kurban ya kurban aja, ngapain ngurus aqiqah” kata Buya Yahya dalam video yang diunggah di kanal Youtube Al-Bahjah TV.
Meski demikian, dalam hal ini juga memiliki kondisi sendiri. Untuk itu, melihat keuangan terlebih dahulu menjadi kuncinya. Jika uangnya cukup melakukan kurban dan setelahnya aqiqah, maka tidak apa. Namun, jika uangnya kurang cukup, disarankan aqiqah terlebih dahulu.
Pasalnya, aqiqah merupakan ibadah yang dilakukan sekali seumur hidup. Sementara kurban, merupakan ibadah yang dapat dilakukan setiap tahun. Dalam hal ini, seseorang dapat melakukan ibadah kurban di tahun berikutnya.
“Kalau anak lahir lalu dekat kurban terus bingung mau aqiqah atau kurban dulu, ini harus dilihat dari keuangan. Jika belum ada uang dan kepastian tahun depan disarankan untuk aqiqah dulu. Namun, kalau uang untuk aqiqah kemungkinan enggak ada, maka kurban harus dikesampingkan dulu,” jelas Buya Yahya.
“Orang ngira kurban seumur hidup sekali. Padahal yg namanya kurban saat memasuki idul adha diperbolehkan berkubang. Nah kalau aqiqah sekali seumur hidup,” katanya.
Baca Juga: Cegah Penyebaran Berbagai Penyakit dari Ternak Kurban, Ini Langkah Kota Surakarta
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan