Suara.com - Penyanyi era 90-an, Tere mengalami pergolakan batin hingga hijrah usai memutuskan pindah agama Islam pada tahun 2000 silam. Kisah hijrah Tere baru santer terdengar tahun 2018.
Wanita bernama lengkap Annisa Theresia Ebenna Ezeria tersebut merasakan begitu banyak petunjuk yang didapatkan setelah membaca Alquran. Ia juga mengaku banyak mendapat pelajaran ketika melakukan itikaf di masjid saat Ramadan.
Tere yang mengaku lahir dari keluarga besar yang bukan Islam kemudian menempuh pendidikan di sekolah kesusteran Katolik. Namun saat SMA dan kuliah, ia bersekolah umum.
Dalam kanal YouTube Kisah Mualaf Dunia-Kisah Pencari Kebenaran, dia menjelaskan sejak kecil bergelut dengan pertanyaan seputar keyakinannya dengan suster (guru agama).
“Ketika saya SMP saya pernah mempertanyakan beberapa hal tentang posisi Nabi Isa di dalam Bibble (kitab). Karena yang jelas Nabi Isa berdoa di taman Getsemani kepada Tuhan. Kepada Bapa-Nya,” ujar Tere.
Saat menyampaikan pertanyaan kepada guru agama di kesusteran alasan Yesus disalib, sang suster menyatakan Tere kurang beriman. Hal itu karena mempertanyakan di luar jangkauan pemikiran manusia.
Sejak itu Tere mengaku tak berani menanyakannya lagi.
Namun ketika menginjak usia kuliah, dia kembali dihadapkan pada nuraninya yang terusik. Tere pun kemudian berkesempatan berdiskusi dengan nenek sahabatnya yang mualaf.
"Ketika saya sedang berdiskusi dengan teman saya soal eksistensi siapa Tuhan dan pemilik alam semesta ini, mereka menjawab Allah. Rupanya Yesus juga dia akui dalam Islam bukan sebagai Allah, tapi sebagai Nabi. Dari situlah, ia kemudian memulai mencari tahu versi Yesus dalam ajaran Islam," terang dia.
Baca Juga: Profil Johnny Wong: Ayah Baim Wong Mualaf, Wariskan Ajaran Islam ke Anak
Merasa sudah didogma dengan optimal maka Tere merasa punya tanggung jawab mengembalikan 'domba-domba' yang hilang.
“Dan saya melihat teman saya sebagai domba yang hilang.” sebut Tere.
Kini, memutuskan menggunakan hijab syari ini sibuk berdakwah dengan membangun komunitas muslim yang membantu para mualaf untuk hijrah dan belajar mengaji.
Wanita yang pernah bergabung di DPR RI ini merasakan banyak mendapatkan hidayah setelah mengenakan hijab, ia meminta doa dari masyarakat agar istikomah.
Berita Terkait
-
Moga Bunda Disayang Allah: Kisah Haru tentang Kasih Sayang dan Perjuangan
-
Hafalan Shalat Delisa: Novel Tere Liye tentang Tsunami Aceh dan Keikhlasan
-
Kau, Aku & Sepucuk Angpau Merah: Kisah Cinta, Perjuangan, dan Makna Kehidupan
-
Tegar atau Pengecut? Mengapa Pilihan Cinta Sunset Bersama Rosie Bikin Emosi
-
Menteri Bacok hingga Jaksa Glamor Mati Mengenaskan? Ulasan Sang Eksekutor!
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
Terkini
-
Dua Penekanan Muzani di Sidang MPR: MBG untuk Manusia Berkualitas, Kopdes untuk Ekonomi Adil
-
Intens Tapi Groovy, NCT 127 Ungkap Pesan dan Energi Positif di Album BLINGY
-
MDKA Tambah Kepemilikan EMAS, Saham Tembus 64%
-
Bli Nyoman, Sosok Penggerak Desa Sejahtera Astra di Desa Les, Buleleng Bali
-
4 Cushion Waterproof untuk Makeup 17 Agustus, Anti Luntur Meski Terkena Keringat
-
Pemicu Konflik Anak Tuha Versi Kapolres Lampung Tengah
-
81 Tahun Indonesia Merdeka, Masih Ada Keluarga Harus Pilih Antara Makan atau Berobat
-
4 Contoh Teks Sambutan Ketua Panitia 17 Agustus yang Ringkas dan Santai tapi Tetap Sopan
-
Hari Pramuka ke-65, Gubernur Khofifah Ajak Pramuka Jatim Jadi Penggerak Swasembada Pangan
-
Pekan Depan, Amerika Serikat Umumkan Sanksi Baru untuk Iran yang Belum Pernah Ada