Suara.com - Kawasan Babarsari, di wilayah Caturtunggal, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali menjadi sorotan publik. Kata kunci "Babarsari" bahkan terpantau menjadi trending topic di X hingga Rabu (19/6/2024).
Hal itu buntut dari keributan yang terjadi di salah satu tempat karaoke, pada Sabtu (2/6/2024) lalu. Polisi menyebut, kericuhan terjadi antara kelompok pria berinisial L dengan kelompok K.
Akibat kerusuhan itu, sejumlah fasilitas karaoke dan kendaraan bermotor mengalami kerusakan dan beberapa orang terluka.
Kasus itu lantas ramai dibicarakan warganet di media sosial. Tak sedikit yang mengunggah foto dan video saat kericuhan antar dua kelompok itu pecah.
Ternyata kerusuhan tanggal 2 Juli lalu, bukanlah yang pertama kali terjadi di Babarsari. Kerusuhan tersebut hanya menambah panjang daftar kejadian serupa sebelumnya.
Dan karena itu pula, daerah Babarsari kini mendapat julukan sebagai Gotham City, yakni sebuah kota dalam kisah pahlawan super Batman, yang banyak terdapat kejahatan.
Lantas kerusuhan apa saja yang pernah terjadi di Babarsari? Berikut ulasannya
Babarsari dikenal sebagai wilayah yang majemuk. Penduduknya bukan hanya warga asli, namun juga banyak pendatang.
Hal ini lantaran di Babarsari dekat dengan beberapa universitas, sehingga ikut menumbuhkan hadirnya rumah kos, usaha kecil, warung hingga tempat hibiran seperti karaoke.
Baca Juga: Tolak Blokir X Trending, Warganet Minta Kominfo Fokus Urusi Judi Online
Percampuran antara warga asli dan pendatang yang berbeda latar belakang ini yang kerap kali memicu gesekan hingga terjadi kericuhan.
Kerusuhan tahun 2012 dan 2018
Pada 2012 dan 2018, pernah terjadi kericuhan antara warga setempat dan warga pendatang. Kedua kericuhan itu dipicu masalah segelintir orang sana.
Namun masalah itu meluas dan gesekannya meluas hingga menyulut lebih banyak orang sehingga terjadi bentrokan.
Kerusuhan tahun 2020
Bentrokan di Babarsari tak melulu dipicu gesekan antara warga setempat dengan pendatang. Pada 2020, pernah terjadi bentrokan antara komunitas ojek online dengan debt collector.
Berita Terkait
-
Tolak Blokir X Trending, Warganet Minta Kominfo Fokus Urusi Judi Online
-
Awal Mula Ashanty dan Anang Jadi Penampil di Laga Timnas Indonesia, Malah Berakhir Disoraki
-
Kumpulan Cuitan Kocak Asian Value Versi Netizen, Jadi Makin Trending
-
Trending di X, Sandra Dewi Kembali Bekerja di Tengah Kasus Harvey Moeis?
-
Sandra Dewi Trending di X, Jadi Tersangka atau Masih Saksi?
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi