Suara.com - Baru-baru ini nama cryptarithm menjadi perbincangan warganet usai dimunculkan dalam acara Clash of Champions yang diselenggarakan oleh Ruangguru. Hal ini karena cryptarithm menjadi salah satu tes yang muncul dalam babak duel dalam episode 4 yang tayang pada Minggu (7/7/2024).
Namun, hal yang membuat warganet terkejut yakni, salah satu peserta dari National University of Singapore (NUS), Sandy dan Axel mengaku sudah familiar dengan cryptarithm sejak duduk di bangku sekolah dasar (SD).
"Kami memilih game Cryptarithm war. Karena Kita udah familiar dengan cryptarithm sejak sekolah dasar. Jadi harusnya tidak masalah untuk kami,” ucap Sandy.
“Aku udah familiar dari SD jadi saat aku lihat soalnya di row pertama aku udah yakin bisa ngerjain cepet gitu,” ujar Axel.
Namun, ucapan keduanya itu justru membuat warganet bingung. Pasalnya, beberapa warganet baru mendengar istilah tersebut.
“Dia tau dari SD lah kita aja baru denger namanya,” komentar salah seorang warganet.
“Buset bacanya aja bingung, lah dia dari SD udah hatam kayaknya,” sahut warganet lainnya.
Dilansir dari laman Future Learn, cryptarithm adalah masalah matematika terenkripsi, di mana angka-angka dalam ekspresi matematika tertentu diwakili oleh huruf atau simbol lainnya. Untuk jenis penyelesaian satu ini pertama kali muncul di Amerika Serikat pada tahun 1864, tetapi diyakini bahwa mereka ditemukan jauh lebih awal, di Tiongkok Kuno.
Terdapat dua jenis utama cryptarithms: masalah Hindu dan Alfametika .Dalam soal-soal Hindu, setiap digit dalam ekspresi matematika disembunyikan dengan simbol yang sama , biasanya tanda bintang. Untuk Alfametika adalah teka-teki yang setiap angkanya diganti dengan simbol yang berbeda , biasanya berupa huruf.
Baca Juga: Inspiratif, Sandy Peserta CoC Dapat Beasiswa Sejak 6 SD hingga Kuliah
Dalam banyak kasus, hasil dari soal penjumlahan adalah satu digit lebih panjang (dalam panjang digit) daripada penjumlahan – bilangan yang dijumlahkan. Jika hanya ada dua penjumlahan, berarti angka tambahannya adalah angka 1.
Contohnya: ME+ME=BEE
Huruf B harus melambangkan angka 1, karena jika dijumlahkan dua angka yang masing-masing berjumlah 2 angka tidak mungkin diperoleh angka yang lebih besar dari 198. Hal ini terjadi jika kedua penjumlahannya adalah 99.
Karena M dan E adalah dua angka yang berbeda, maka keduanya pasti genap lebih kecil dari 99. Oleh karena itu, penyelesaian alfabet ini adalah: B=1, E=0, M=5: 50+50=100.
Itu dia sekilas mengenai cryptarithm. Sekilas dilihat penyelesaian satu ini memang sulit. Namun, jika sudah familiar dan berlatih, penyelesaian satu ini cukup mudah. Sementara, untuk cryptarithm sendiri biasanya muncul pada soal-soal Olimpiade Sains Nasional (OSN) Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara
-
Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United
-
Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA
-
KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub