Meski dalam penerapannya berbeda-beda, tetapi tujuan dari digelarnya tradisi seserahan sebelum menikah merupakan simbolik tanda ikatan untuk kedua calon pengantin.
Di kalangan masyarakat Betawi, barang-barang seserahan berupa uang, makanan, bahan mentah hingga perlengkapan perempuan hingga keperluan rumah tangga lainnya.
Selain itu juga ada mahar, sirih nanas, roti buaya, peti shie, jung kekudang, pesalin hingga pelangkah.
Dalam adat Sunda, seserahan disebut juga dengan nama Seren Sumeren yang berarti upacara pranikah sebagai pemantapan dan tindaklanjut dari tahapan lamaran yang sudah dilakukan sebelumnya.
Menukil dari Jurnal Citizenship Virtues 2023, upacara seserahan biasanya berlangsung satu atau dua hari sebelum perkawinan dan jamak dilaksanakan saat sore hari.
Barang-barang keperluan yang diserahkan yakni berupa bahan pakaian, pakaian yang sudah jadi, perhiasan, uang, pakaian dalam, selop, sepatu kain batik hingga alat kecantikan.
Selain itu ada pula perlengkapan untuk Ngeuyeuk Seureuh berupa sirih bergagang, sirih yang telah disusun, kapur sirih, buah gambir, tembakau lempeng, butir pinang hingga ada pula yang membawa serta hewan ternak hingga hasil bumi.
Sementara seserahan dalam adat Jawa disebut juga sebagai Peningset atau pengikat.
Seperti halnya dalam tradisi di wilayah lain, seserahan dalam tradisi adat Jawa biasanya berupa peralatan kebutuhan mempelai perempuan hingga rumah tangga.
Baca Juga: Ini Barang-Barang yang Dikembalikan Ayu Ting Ting ke Muhammad Fardhana Setelah Batal Nikah
Selain itu ada pula yang menyertakan jajanan pasar serta jenang atau wajik. Makan yang bertekstur lengket ini sebagai simbol dan harapan agar pernikahan kedua mempelai kelak tetap lengket dan manis.
Berita Terkait
-
Gegara Pakai Syal, Gaya Ayu Ting Ting Jadi Bulan-bulanan: Maksain Korean Style
-
Ayu Ting Ting Sempat Tukar Cincin Saat Tunangan dengan Muhammad Fardhana, Ternyata Dalam Islam Haram Hukumnya Bila....
-
Selama Ini Enji Tidak Bisa Bertemu dengan Bilqis? Berharap Lettu Fardhana Bisa Jadi 'Jembatan'
-
Hard Gumay Ungkap Alasan Lebih Pilih Dewi Perssik daripada Ayu Ting Ting, Ternyata soal Keturunan
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil