Suara.com - Sosok Saaih Halilintar kini tengah jadi buah bibir di masyarakat. Pasalnya, adik Thariq Halilintar ini menuai kontroversi lantaran kontennya yang sengaja melepas burung Lovebird di pinggir jalan di kawasan Jakarta Selatan.
Aksi melepas burung tersebut sempat diunggah Saaih di media sosialnya. Sayangnya, aksi Saaih menuai protes dari artis sekaligus pencinta hewan, Irfan Hakim.
"Aku memang gak terlalu tahu soal itu (habitat Lovebird). Tapi aku sempet tanya sama orangnya (penjualnya). Kata dia aman kalau (Lovebirds) dilepas. Katanya di sini banyak makanan, kalaupun kita lepas, kalo dia nggak ketemu makan nanti dia bakal lagi," kata Saaih Halilintar beberapa waktu lalu.
Banyak warganet menilai tindakan Saaih tidak bijak dan tidak memperhitungkan banyak hal bisa membahayakan habitat makhluk hidup lain.
Saaih pun jadi bulan-bulanan di media sosial. Banyak warganet yang menyindir soal pendidikan Saaih.
Lalu, seperti apa pendidikan yang pernah ditempuh Saaih? Simak inilah selengkapnya.
Pendidikan Saaih Halilintar
Muhammad Saaih Halilintar atau akrab dikenal dengan nama Saaih Halilintar merupakan anak keenam dari sebelas bersaudara Gen Halilintar. Sejak kecil, Saaih kerap ikut kedua orang tuanya, Halilintar Anofial dan Geni Faruk berkeliling dunia.
Saaih sendiri diketahui lahir di Malaysia, 16 Maret 2002. Kesibukan kedua orang tuanya sebagai pebisnis membuat Saaih tidak bisa menjalani bangku sekolah seperti anak sebayanya.
Baca Juga: Dicibir Gegara Lepas Lovebird, Saaih Halilintar Ngaku Pakai Outfit Thrift Tapi Belinya di Negara Ini
Sejak TK, Saaih disekolahkan secara homeschooling dengan memanggil guru per mata pelajaran selayaknya di sekolah.
Saaih menjalani homeschooling hingga lulus level SMA. Kini, Saaih pun memilih untuk berkarier sebagai konten kreator dan berniat untuk tidak melanjutkan ke jenjang perkuliahan.
Ditegur Irfan Hakim
Irfan menegaskan bahwa tindakan Saaih dengan melepas burung Lovebirds dengan tujuan membebaskan burung dari sangkarnya adalah keliru. Pasalnya, habitat burung Lovebird bukan di Indonesia sehingga bisa mengancam ekosistem.
"Niatnya sudah bagus, niatnya Saaih itu sangat bagus karena tujuannya membuat burung terbang bebas seperti seharusnya. Tapi karena yang diterbangkan adalah jenis burung Lovebird. Lovebird tidak bisa dilepaskan di Indonesia," ungkap Irfan Hakim dalam pernyataannya.
Irfan menegaskan bahwa kritiknya ini juga bertujuan untuk mengedukasi masyarakat. Saaih berdalih bahwa ia sempat bertanya kepada penjual burung tersebut tentang pelepasan Lovebirds di alam bebas.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Dicibir Gegara Lepas Lovebird, Saaih Halilintar Ngaku Pakai Outfit Thrift Tapi Belinya di Negara Ini
-
Irfan Hakim Tanggapi Aksi Saaih Halilintar Lepas Burung Love bird : Bisa Merusak Habitat
-
Teguran Irfan Hakim ke Saaih Halilintar yang Lepas Burung Lovebird: Enggak Bisa Sembarangan...
-
Saaih Halilintar Dikritik usai Melepas Burung Lovebird, Irfan Hakim Jelaskan Letak Kesalahannya
-
Dikritik Pecinta Burung Lovebird, Saaih Halilintar Beri Penjelasan ke Raffi Ahmad dan Irfan Hakim
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan
-
Perempuan Belanda Ini Kritik Pedas Pemain Keturunan Indonesia, Ada Apa?
-
Dari Paskibraka hingga Penerjun, Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT RI di Hambalang
-
PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas