Suara.com - Detektif swasta, bagi banyak orang, identik dengan cerita fiksi penuh misteri dan ketegangan. Sosok mereka sering digambarkan sebagai individu yang cerdas, penuh petualangan, dan mampu memecahkan kasus rumit dengan deduksi tajam. Namun ternyata, di balik kisah-kisah fiksi tersebut, terdapat realita profesi detektif swasta yang tak kalah menarik.
Jubun, seorang detektif swasta kenamaan di Indonesia, baru saja meluncurkan buku terbarunya berjudul "Seni Membaca Rahasia Manusia" melalui Penerbit Bukune. Buku ini bukan sekadar kisah fiksi detektif, melainkan sebuah memoar yang menguak realita profesi detektif swasta di Indonesia.
Dalam bukunya yang diluncurkan di akhir pekan lalu di Kemang, Jakarta Selatan, Detektif Jubun menjabarkan dengan detail deretan kasus yang sudah dilakoninya selama 17 tahun. Dari kisah-kisah yang tertuang di buku itu, jelas sekali kalau ternyata detektif swasta dunia nyata berbeda dengan dunia fiksi.
"Buku ini bercerita mengenai detektif yang sesungguhnya dalam dunia nyata kontras dengan apa yang selama ini orang-orang tahu sebagaimana dalam cerita fiksi," kata Jubun kepada awak media.
Jubun mencontohkan bahwa gambaran sosok detektif di fiksi selalu identik dengan sosok yang serba misterius dan akrab dengan kehidupan dunia malam. Padahal di dunia nyata, ternyata tidaklah seperti itu.
"Mungkin sebagian orang membayangkan detektif digambarkan dalam bentuk sosok seorang pria memakai topi koboi duduk di bar dengan cerutu di tangan dan didampingi wanita di sebelah kanan kiri sambil menenggak minuman beralkohol. Tidaklah demikian," katanya lagi.
Melalui buku "Seni Membaca Rahasia Manusia", Jubun menggambarkan kehidupan dirinya yang berprofesi sebagai detektif di dunia nyata sebagaimana insan biasa pada umumnya yang menampilkan kehangatan dengan keluarga dan kehidupan sehari-hari yang sewajarnya.
Detektif dalam buku ini digambarkan sebagai sebuah profesi yang dijalankan dengan mengandalkan kecerdasan, jaringan (koneksi) dan kemampuan-kemampuan seperti psikologis, komunikasi, dan tentu saja memiliki banyak ide cemerlang.
Hal-hal Menarik dari Peluncuran Buku "Seni Membaca Rahasia Manusia"
Baca Juga: Ulasan Buku Iblis Karya Yuditeha, Angkat Tema Bullying dan Penodaan Agama
Acara peluncuran buku "Seni Membaca Rahasia Manusia" dibuka dengan lagu Aman Sentosa yang dinyanyikan oleh Hananto melalui penampilan permainan biola oleh Marcella Aprilia. Di akhir acara, dibawakan lagu-lagu nostalgia oleh Johnwill Dama (pencipta lagu Aman Sentosa) duet dengan Marcella Aprilia.
Beberapa rekan dan keluarga Detektif Jubun pun turut hadir, termasuk isteri dan anak serta teman-teman. Belum lagi beberapa kelompok mahasiswa muda dan komunitas pecinta buku detektif turut hadir dan mendapatkan wawasan baru tentang profesi ini di dunia nyata.
Beberapa dari peserta banyak yang tertarik untuk menggali informasi tentang profesi detektif swasta tersebut, termasuk dari komunitas penulis cerita detektif fiksi dari Detectives ID, Conan Fans Club, dan awak media.
Menurut Jubun, salah satu pertanyaan menarik dilontarkan oleh Libertus S Pane, yang merupakan ahli hukum perbankan. Ia bertanya mengenai cara atau metode untuk mencegah kredit macet alias nasabah gagal bayar hutang.
Jubun memberikan jawaban singkat atas pertanyaan tersebut, yaitu mengenai pentingnya kemampuan untuk membaca pola kebiasaan dan gaya hidup calon debitur. Menurutnya, sebagian besar kasus gagal bayar utang disebabkan oleh gaya hidup yang konsumtif. Ia pun menambahkan bahwa bank bisa menyewa detektif swasta untuk menyelidiki calon nasabah sebelum memberikan pinjaman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara
-
Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United
-
Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA
-
KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub