Suara.com - Sejak lama, pendidikan di tingkat Sekolah Menengah Atas telah memiliki penjurusan ketika memasuki jenjang kelas 11. Namun belakangan dikabarkan jurusan yang ada akan dihapuskan. Sekilas tentang kumpulan fakta jurusan IPA, IPS dan Bahasa SMA dihapus bisa Anda cermati di sini.
Jurusan IPA, IPS, dan Bahasa sendiri menjadi pilihan yang bisa diambil oleh siswa di kelas 11, untuk memfokuskan pelajaran yang ingin di dalamnya. Jurusan ini juga jadi acuan ketika akan melanjutkan ke perguruan tinggi, sebab beberapa departemen di perguruan tinggi mewajibkan seorang calon mahasiswa berangkat dari jurusan tertentu.
Bagian dari Implementasi Kurikulum Merdeka
Penghapusan jurusan ini disampaikan oleh Kepala Badan Standar Nasional Kurikulum dan Asesmen Pendidikan Kemendikbud Ristek adalah bagian dari rencana makro yang dimiliki pemerintah. Hal ini sengaja dilakukan sebab dirasa penjurusan justru mencerminkan asal ketidakadilan karena rata-rata orang tua memilih memasukkan anaknya ke jurusan IPA.
Sejak Lama Dianggap Jurusan Unggul
Mungkin menjadi rahasia umum jika banyak orang tua murid menganggap jurusan IPA di SMA merupakan jurusan yang lebih unggul. Fokus mata pelajaran yang didalami adalah IPA, dan mengurangi penekanan pelajaran yang masuk dalam kategori lainnya. Lulusan dari jurusan IPA juga dianggap memiliki kecerdasan yang lebih, karena banyak belajar bidang ilmu pasti.
Porsi Program Studi di Perguruan Tinggi
Berkaitan dengan poin kedua, porsi program studi yang bisa diakses oleh lulusan jurusan IPA memang nyatanya lebih banyak. Beberapa program studi atau departemen yang jelas mempelajari bidang sosial juga masih memungkinkan dimasuki lulusan dari jurusan IPA, sedangkan hal sebaliknya tidak berlaku untuk jurusan IPS dan Bahasa.
Lulusan IPS dan Bahasa cenderung lebih sulit mengakses kesempatan masuk ke program studi eksakta di perguruan tinggi.
Sensasi Akhir Masa Jabatan
Disampaikan oleh seorang pakar di sebuah media baru-baru ini, kebijakan penghapusan jurusan di SMA ini merupakan sensasi pada akhir masa jabatannya. Pakar ini menilai bahwa keputusan penghapusan jurusan ini diambil secara mendadak, dan tidak didasari kajian yang jelas secara akademis.
Kesempatan selama 3 Tahun
Masa transisi yang diberikan oleh Kemendikbud Ristek untuk pelaksanaan program ini sendiri adalah selama 3 tahun, atau secara sederhana dalam satu periode pendidikan di SMA. Waktu ini diperkirakan cukup untuk mengubah struktur yang telah lama digunakan, menjadi model baru yang lebih fleksibel dan terbuka.
Itu tadi kumpula fakta jurusan IPA, IPS, dan Bahasa SMA yang diberitakan akan dihapus oleh Kemendikbud Ristek sebagai bentuk dari kebijakan yang diterapkan. Semoga berguna!
Baca Juga: Kurikulum Merdeka: Siswa SMA Tak Lagi Dibebani Jurusan, Bebas Pilih Mata Pelajaran Sesuai Minat
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?
-
Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD
-
Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi