Suara.com - Minum kopi dengan kayu manis di pagi hari diyakini memberikan tenaga dan kesehatan otak. Selain itu, mengonsumsi kopi juga dapat meningkatkan fungsi kognitif seseorang dari waktu ke waktu.
Seorang ahli saraf bersertifikat, Shaheen Lakhan di laman Well and Good menyebutkan bahwa kopi lebih dari sekadar minuman penambah semangat di pagi hari.
"Kopi menawarkan beberapa manfaat penting bagi kesehatan otak. Kafein, senyawa aktif utama dalam kopi, bertindak sebagai stimulan yang meningkatkan kewaspadaan, meningkatkan konsentrasi, dan dapat meningkatkan daya ingat jangka pendek,” katanya, dikutip dari Antara, Rabu (24/7/2024).
Menurutnya, kopi merupakan sumber antioksidan yang kuat, kopi juga dapat membantu melindungi sel-sel otak dari stres oksidatif, yang dapat membantu mengurangi risiko penyakit otak degeneratif, seperti Alzheimer dan Parkinson.
Sama kuatnya dengan kopi itu sendiri untuk kesehatan otak dan kognisi, menambahkan sedikit kayu manis dapat meningkatkan manfaatnya ke tingkat berikutnya.
“Kayu manis mengandung senyawa yang dapat membantu mengatur kadar gula darah, yang sangat penting untuk menjaga fungsi kognitif yang stabil sepanjang hari. Kayu manis juga kaya akan antioksidan dan memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat berkontribusi pada kesehatan otak jangka panjang,” jelas Dr. Lakhan.
Menurut tinjauan tahun 2024 terhadap 40 penelitian yang diterbitkan dalam Nutritional Neuroscience , kayu manis dapat meningkatkan fungsi kognitif secara signifikan, yaitu pembelajaran dan memori, serta membantu mencegah dan mengurangi gangguan kognitif.
Penelitian sebelumnya pada tikus menyarankan bahwa kayu manis berpotensi membantu mencegah atau memperlambat perkembangan penyakit neurodegeneratif termasuk Parkinson, imbuh Dr. Lakhan, meskipun penelitian lebih lanjut pada manusia diperlukan untuk membuat klaim yang meyakinkan.
Saat membumbui kopi dengan kayu manis, Anda mungkin juga ingin mengurangi pemanis buatan untuk menggandakan efek perlindungan.
"Beberapa pemanis buatan, seperti aspartam, sukralosa, dan sakarin, telah dikaitkan dengan efek negatif pada bakteri usus, yang secara tidak langsung dapat memengaruhi kesehatan otak melalui sumbu otak-usus," Dr. Lakhan memperingatkan.
Ada baiknya juga untuk menghindari krimer beraroma. Ia mengatakan banyak krimer yang mengandung gula tambahan dan lemak tidak sehat dalam jumlah tinggi, yang dapat menyebabkan peradangan dan berpotensi meningkatkan risiko penurunan kognitif seiring berjalannya waktu.
Jika kayu manis saja tidak cukup untuk memuaskan selera Anda, Dr. Lakhan menyarankan untuk memilih alternatif yang lebih sehat untuk membuat kopi lebih nikmat.
"Bagi mereka yang lebih suka kopi dengan susu, memilih susu nabati tanpa pemanis atau susu biasa dalam jumlah sedikit akan menjadi pilihan yang lebih sehat daripada pilihan yang sangat manis atau beraroma buatan," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Bolehkah Minum Kopi saat Buka Puasa? Ini yang Perlu Diperhatikan
-
Sahur atau Buka, Kapan Waktu Terbaik Minum Kopi saat Puasa Ramadan? Ini Kata Dokter
-
Indonesia Miliki 461 Ribu Kedai Kopi, Tapi Sudahkah Kita Ngopi Sehat?
-
Kapan Waktu Terbaik untuk Minum Kopi? Ini Jawaban Ilmiahnya Menurut Penelitian
-
Ingin Punya Otak Cerdas? Mulailah dengan 7 Kebiasaan Sederhana Ini
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Apa Itu Syawalan? Tradisi setelah Lebaran yang Sarat Makna
-
Puncak Arus Balik Mudik Sebentar Lagi, Mending Berangkat Pagi atau Malam?
-
Bacaan Niat Puasa Syawal Digabung Puasa Senin Kamis, Bolehkah?
-
10 Cara Menyimpan Kue Lebaran Tetap Renyah dan Tahan Lama, Anti Melempem!
-
5 Cara Alami Usir Kolesterol usai Santap Sajian Lebaran, Simvastatin Minggir Dulu
-
Promo Indomaret Lebaran 2026 Lengkap: Diskon Biskuit Kaleng, Sirop, hingga Sembako
-
Hukum Menikah di Bulan Syawal, Benarkah Sunah? Begini Penjelasannya
-
Baju Lebaran Warna Putih Kena Noda Santan? Begini Cara Menghilangkannya
-
Staycation Lebaran Makin Seru! Intip Kemewahan Baru Mercure Jakarta Grogol yang Penuh Sentuhan Lokal
-
Anti-Mainstream! Coba Resep Puding Susu Karamel Ini untuk Maniskan Momen Lebaran Keluarga