Suara.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) resmi memberhentikan Program Pendidikan Dokter Spesialis Universitas Diponegoro Semarang, Jawa Tengah. Keputusan ini diambil setelah seorang dokter muda PPDS Anestesi Undip bunuh diri.
Mahasiswi bernama Aulia Risma Lestari itu diduga menjadi korban bullying saat menjalani PPDS Anestesi di RS Kariadi Semarang. Korban ditemukan sudah tidak bernyama di kamar kosnya.
Selain itu, ditemukan pula buku harian korban yang mengungkap rasa depresinya karena mengalami perundungan. Korban juga sempat menulis perasaan sudah tidak kuat lagi dalam menjalani PPDS Anestesi.
Tindakan tegas Kemenkes menutup prodi anestesi Undip dilakukan secara sementara. Hal ini dilakukan untuk menyelidiki kasus dugaan perundungan yang dilakukan senior kepada Aulia Risma Lestari.
Terlebih kasus bullying di lingkungan PPDS Anestesi Undip juga diperparah dengan beban kerja yang berat di RS Kariadi. Dugaan-dugaan ini tersebar di media sosial. Mulai dari jam kerja mahasiswa PPDS dari pukul 06.00 WIB hingga 00.00 WIB, atau 18 jam per hari.
Mengenai kasus di atas, berikut ini adalah rincian biaya PPDS Anestesi Undip yang sekarang ditutup Kemenkes. Mulai dari uang SPP per semester sampai iuran pengembangan institusi atau IPI.
Rincian biaya PPDS Anestesiologi Undip terakhir diketahui dari Keputusan Rektor Universitas Diponegoro Nomor 60/UN7.A/HK/VII/2024 Tentang Penetapan Besaran Tarif Biaya Pendidikan Program Pascasarjana Universitas Diponegoro Tahun Akademik 2024/2025.
Dalam surat keputusan itu, spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif di Undip mematuk tarif SPP Rp15 juta per semester. Sedangkan biaya IPI yang harus dibayarkan mahasiswa sebesar Rp25 juta. Adapun uang IPI itu hanya dibayar satu kali oleh mahasiswa.
Sementara itu, biaya pendaftaran calon mahasiswa PPDS Undip adalah sebesar Rp1,5 juta. Calon mahasiswa juga wajib membayar biaya tes psikologi sebesar Rp350 ribu.
Baca Juga: Rektor Undip Bantah Aulia Risma Jadi Korban Bullying: Almarhumah Punya Masalah Kesehatan
Tak cuma tes psikologi, calon mahasiswa PPDS wajib mengikuti tes psikiatri dengan membayar biaya senilai Rp265 ribu.
Adapun pembayaran pendaftaran calon mahasiswa PPDS Undip bisa dilakukan jika berkas administrasi dipastikan lolos. Hal ini sesuai yang tertera dalam laman resmi pmb.undip.ac.id.
Tag
Berita Terkait
-
Rektor Undip Bantah Aulia Risma Jadi Korban Bullying: Almarhumah Punya Masalah Kesehatan
-
Dua Institusi Ini Diminta Perbaiki Sistem PPDS, Buntut Kasus Dokter Muda Undip Bunuh Diri
-
Kemenkes Turun Tangan Selidiki Kasus Dokter Muda Bunuh Diri, Izin Praktik Pelaku Bullying Terancam Dicabut
-
Dokter Muda Bunuh Diri Diduga Akibat Bully, Menko PMK: Senior Harus Punya Etika
-
Dokter Senior Pelaku Bully PPDS Undip Terancam Tidak Bisa Praktik
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Tepis Isu Memisahkan Diri, Sultan Banten ke-18 Tegaskan Komitmen Setia pada NKRI
-
Kritik Atraksi Kemerdekaan Elite, Kolektif UGM Kibarkan Bendera Setengah Tiang
-
Kirab Bendera Pusaka di Monas Jadi Magnet Warga, Ada yang Datang Sejak Pagi
-
Tak Hanya Pelajar, ASN DKI Jakarta Juga Diperbolehkan WFH Besok
-
Bikin Merinding! No Na Nyanyikan Tanah Airku Rayakan HUT RI, Diminta Dibawakan Saat FIFA ASEAN Cup
-
HUT RI ke-81, PTBA Perkuat Komitmen Hadirkan Energi, Masyarakat Berdaya, Lingkungan Terjaga
-
3 Mandat Baru dari Prabowo untuk OJK di Momen 17 Agustus, Apa Saja?
-
Harmoni Dalam Persatuan: Semangat NHM Membangun Gosowong Maju di Hari Kemerdekaan
-
PNM Peduli Bergerak Cepat Bantu Korban Gempa di Nusa Tenggara Timur
-
Dedi Mulyadi Soroti Sampah Mengendap 32 Tahun di Saluran Air Kota Bandung