Suara.com - Usai melalui serangkaian pemeriksaan, diketahui bahwa beberapa tas mewah milik Sandra Dewi yang merupakan hasil pencucian uang korupsi suaminya, Harvey Moeis adalah barang KW alias tiruan.
Sebelum berhasil disita oleh Kejaksaan Agung di bulan Juli lalu, pihak Sandra Dewi sempat mengelak bahwa seluruh tas mewah yang ia miliki merupakan hasil dari endorsement. Karena inilah ia sempat menolak tas koleksinya dijadikan barang bukti.
"Itu hasil yang didapat dari hasil keringat ibu SD (Sandra Dewi) yang telah diklarifikasi oleh penyidik. Bahwasanya itu memang benar didapat dari hasil endorse ya," terang pengacara Harvey Moeis, Harris Arthur.
Meski begitu, Harris menyebutkan bahwa istri Harvey Moeis, tersangka korupsi timah senilai Rp300 triliun tersebut tetap berusaha kooperatif.
"Pastinya beliau keberatan, tapi karena kooperatif, beliau bilang nggak apa-apa kita buktikan di pengadilan," sambung Harris Arthur.
Setelah diperiksa, kini terungkap bahwa 6 dari 88 tas mewah yang berhasil disita adalah KW. Berikut adalah deretan tas mewah Sandra Dewi yang merupakan barang KW atau palsu.
- 1 unit tas Hermes seri Lindy 20 warna cokelat.
- 1 unit tas Hermes seri tak bisa diautentifikasi.
- 1 unit tas Chanel seri classic double flap bag beige.
- 1 unit tas Chanel seri classic double flap bag medium warna abu-abu.
- 1 unit taas Chanel seri Classic Double Flap Bag warna merah
- 1 unit tas Dior seri Medium Bobby Bag warna cokelat.
Di samping 88 unit tas mewah, Sandra Dewi juga disebut-sebut telah menerima aliran dana korupsi timah dari Harvey Moeis senilai Rp3,1 miliar. Ketika mentransfer uang tersebut, Harvey Moeis membuatnya seolah-olah menjadi uang operasional rumah tangga.
Tak hanya itu, asisten pribadi Sandra Dewi yang bernama Ratih Purnamasari pun diduga juga menerima kecipratan uang korupsi sebesar 80 juta rupiah.
“Mentransfer ke rekening atas nama Ratih Purnamasari selaku asisten pribadi Sandra Dewi yang baru dibuka di tahun 2021. Selanjutnya, rekening tersebut dikendalikan oleh Sandra Dewi untuk kebutuhan pribadinya dan Harvey Moeis.
Baca Juga: Beda dari Ammar Zoni, Suami Sandra Dewi Tampil Rapi 3 Bulan Mendekam di Bui
Untuk menutupi kasus korupsinya, Harvey Moeis juga diketahui membeli sejumlah tanah di tempat-tempat strategis di Jakarta, seperti Senayan Residence dan tanah di Kebon Jeruk.
Tidak berhenti sampai disitu, pria yang kini masih terus menjalani pemeriksaan ini bahkan pernah membayar sewa rumah di Melbourne, Australia hingga Rp5 miliar.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade
-
Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur
-
Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian
-
Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum
-
Healing Maksimal di Negeri Naga Guntur: 5 Pengalaman Wellness di Bhutan yang Wajib Dicoba
-
Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?
-
5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia
-
Gaya Bohemian Kembali Jadi Tren, Sandal Kasual Naik Kelas Lewat Kolaborasi Fashion
-
Kenapa Akhir-Akhir Ini Sering Mati Listrik? Ini Jawaban PLN
-
Kenapa PLN Melakukan Pemadaman Listrik? Ini 5 Alasannya