Suara.com - Sosok Putri Sirty Cikita Sabunge, polisi wanita yang marahi warga yang sedang makan tengah viral di media sosial. Polwan itu ramai dihujat warganet karena mengajak bicara warga masyarakat yang sedang makan. Bahkan Putri Cikita menuduh warga yang sedang makan itu tidak sopan.
Padahal sejumlah polisi datang di saat tidak tepat karena warga yang diajak bicara itu memang sudah terlebih dulu makan. Kekinian Brigadir Putri Sirty Cikita dijuluki Duta Sopan Indonesia karena ulahnya. Hal tersebut membuat publik penasaran dengan sosok Putri Cikita si polwan viral. Lantas seperti apa sosoknya? Simak penjelasan berikut ini.
Profil Putri Cikita
Putri Sirty Cikita Sabunge adalah polisi wanita (polwan) dengan pangkat Briptu (Brigadir Polisi Satu) yang bertugas di DKI Jakarta. Dia telah lulus dari Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Painan. Briptu Putri dikenal sebagai polwan yang cantik dan tegas dalam menjalankan tugasnya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Selain jadi polwan, Briptu Putri juga memgembangkan usaha di bidang kuliner. Dia kerap mempromosikan bisnis kue bolu premiumnya (@apputlaris) di Instagram pribadinya yakni @putrisirtycikita.
Sementara itu menyusul video viral Briptu Putri, akun resmi X NTMC Korlantas Polri langsung memberi klarifikasi. Mereka menyebut jika video itu hanyalah cuplikan dari program kepolisian yang tayang di salah satu televisi swasta. Dalam video, Briptu Putri dan tim polisi menegur 5 orang yang sedang mengkonsumsi minuman keras di suatu lokasi di Jakarta.
Viral Marahi Warga Lagi Makan
Briptu Putri tengah viral diperbincangkan di media sosial karena potongan video program The Police Trans 7. Dalam video itu, tampak pria sedang makan di sebuah warung makan. Tiba-tiba datang pihak kepolisian bersama Briptu Putri.
Briptu Putri kemudian bertanya pada pengunjung warung itu mengenai pekerjaan yang pria tersebut miliki. Namun pria pengunjung warung makan itu menjawab pertanyaan anggota kepolisian sembari makan dan mengunyah makanan.
Briptu Putri lantas memberi teguran dengan mengatakan bahwa pria itu tidak sopan karena menjawab pertanyaan dari polisi sambil makan.
"Kalau lagi diajak ngobrol memang sopan ya sambil makan? sopan nggak begitu? saya tanya," ujar Briptu Putri pada pria tersebut.
Baca Juga: Viral Video Dugem di Masjid Agung Sengkang, MUI Buka Suara
Pria itu kemudian meletakkan makanannya di atas meja. "Biar kamu tahu sopan santun. Kalau orang nggak sopan sama kamu, kamu gimana?" timpal anggota polisi rekan Briptu Putri.
"Coba kalau saya nggak menghargai masnya. Saya dorong-dorong gitu. enak gak?" ujar Briptu Putri sembari mendorong bahu pria itu.
"Biarin aja pak. Biar gusti Allah sing bales," jawab pria tersebut.
"Gusti Allah sing bales. Gusti Allah sing bales. yang sopan gitu. Kita datang kesini baik-baik ya," timpal Briptu Putri.
Aksi Briptu Putri itu pun menuai beragam komentar dari netizen. Bahkan netizen yang geram dengan sikap Briptu Putri memberinya julukan sebagai Duta Sopan Indonesia.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT RI ke-81, Tradisi Panjat Pinang Kembali Meriahkan Kalimalang
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?