Suara.com - Penyanyi Angnez Mo mengeluarkan single terbaru berjudul Party in Bali (PIB) pada 23 Agustus lalu. Penyanyi 38 itu juga telah mengeluarkan video klip di kanal YouTube miliknya.
Pada video klim lagu PIB, Agnes menampilkan suasana berpesta di sebuah tempat dengan kolam renang. Ia juga ditemani oleh para dancer dari mancanegara.
Sayangnya video klip tersebut menui berbagai kritik dari warganet. Pasalnya, video klip dianggap tak sesuai dengan lagu yang berjudul Party in Bali itu.
"PARTY IN BALI with my day ones. OUT NOW!!! #PIB #AGNEZMO #PARTYinBALI," tulis Agnez Mo di akun X miliknya.
Cuplikan video klip tersebut sontak mengundang berbagai respons dari warganet.
"Party in Bali? I don't see it. I thought that just some houses in California. And I thought women nearly 40 stopped having parties," komentar warganet.
"Di mana vibe lokal balinya di video klip," imbuh warganet lain.
"Kocak, Balinya mana dah ini," tulis warganet di kolom komentar.
"Video klipnya gak kerasa aura Bali-nya, daripada dikasih black people mendingan pake orang rusia malah kerasa Bali-nya," timpal lainnya.
Baca Juga: Gegara Agnez Mo, Sahrul Gunawan Trending di X: Pernah 'Nikah' Sama Agnes Monica
Diketahui video klip PIB merupakan kolaborasi Agnez Mo dengan dengan tim produksi AMO Entertainment dan tim kreatif OSA Creative Studios by AMO Entertainment.
Pada video klip Party In Bali juga menampilkan banyak musisi lainnya seperti JabbaWockeez, Jay Park, Jeannie Mai, dan Chike Okonkwo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
5 Spot Treatment untuk Atasi Flek Hitam dan Kerutan, Mulai Rp50 Ribuan
-
5 Sepeda Lipat Listrik untuk Mobilitas Harian, Gesit di Jalanan Kota
-
5 Rekomendasi Bedak Tabur untuk Mengontrol Sebum, Wajah Bebas Kilap Seharian
-
Bye Wajah Kusam, Ini 5 Sunscreen untuk Meratakan Warna Kulit di Indomaret Mulai Rp20 Ribu
-
Heboh! KBBI Definisikan Sawit Sebagai Pohon, Kriterianya Sudah Sesuai?
-
Umur 40 Cocoknya Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 7 Pilihan yang Bikin Awet Muda dan Fresh
-
5 Bedak Tabur untuk Kulit Kering Harga Terjangkau, Semua di Bawah Rp100 Ribu
-
Apakah Retinol dan Vitamin C Bisa Dipakai Bersamaan? Ini 3 Bahan Aktif yang Tak Boleh Digabung
-
Apakah Sepatu Sneakers Bisa untuk Lari? Awas Cedera, Ini Rekomendasi Running Shoes yang Aman
-
Paradoks Pekerja Indonesia: Paling Bahagia se-Asia Pasifik, Tapi Diam-Diam Banyak yang Burnout