Suara.com - Semakin mendekati batas pendaftaran CPNS 2024, statistik pelamar CPNS 2024 semakin menarik untuk dicermati. Setelah berbagai dinamika yang muncul belakangan, seperti misalnya isu e-materai, beberapa poin lain yang tak kalah menarik dapat Anda cermati di sini.
Meski jelas statistik aktual hanya dapat menunggu rilisan dari BKN atau situs resmi lain, namun setidaknya gambaran singkat berikut ini dapat memberikan informasi yang menarik untuk dilihat tentang dinamika proses pendaftaran yang terjadi hingga saat artikel ini ditulis, 5 September 2024.
Beberapa statistik penting yang menarik antara lain adalah sebagai berikut.
Data Statistik Pelamar CPNS 2024
Hingga 2 September 2024 lalu, BKN menyampaikan setidaknya terdapat total 2,053,173 pelamar CPNS. Sebanyak 737,178 diantaranya telah melakukan submit dokumen, 362,326 dinyatakan verifikasi memenuhi syarat, dan 73,705 lainnya dinyatakan tidak memenuhi syarat.
5 Instansi Teratas yang Paling Diminati
Untuk lima instansi teratas yang memiliki pelamar paling banyak antara lain adalah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Kementerian Kesehatan, Kejaksaan Agung, Kementerian Komunikasi dan Informatika, dan Kementerian Agama.
Masing-masing data formasi dan total pelamar yang telah memasukkan berkasnya di setiap instansi tersebut adalah sebagai berikut:
- Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, total formasi 9,070, dan total pelamar sebanyak 333,134
- Kementerian Kesehatan, total formasi 8,449, dan total pelamar sebanyak 60,573
- Kejaksaan Agung, total formasi 9,694, dan total pelamar sebanyak 56,638
- Kementerian Komunikasi dan Informatika, total formasi 4,315, dan total pelamar sebanyak 46,147
- Kementerian Agama, total formasi 20,772, dan total pelamar sebanyak 44,553
5 Instansi Terbawah yang Paling Sepi Peminat
Sementara itu ada pula daftar instansi paling sepi peminat hingga statistik tersebut diturunkan. Diantaranya adalah Sekretariat Jenderal MPR, kemudian Setjen KOMNAS HAM, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, dan Badan Riset dan Inovasi Nasional.
Masing-masing total formasi dan jumlah pelamarnya adalah:
- Sekretariat Jenderal MPR, total formasi 25, total pelamar sebanyak 174
- Setjen KOMNAS HAM, total formasi 38, total pelamar sebanyak 189
- Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, total formasi 61, total pelamar sebanyak 203
- Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, total formasi 65, total pelamar sebanyak 279
- Badan Riset dan Inovasi Nasional, total formasi 50, total pelamar sebanyak 328
Itu tadi beberapa informasi penting mengenai statistik pemalar CPNS 2024 yang dapat disampaikan hari ini. Semoga bermanfaat, dan selamat melanjutkan kegiatan Anda berikutnya.
Baca Juga: Apakah Pendaftaran CPNS 2024 Diperpanjang? Ini Update Jadwal Resmi BKN
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
-
Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan
-
Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?
-
Prabowo Guyur Insentif Baru, Bea Masuk Impor MRO dan LPG Dipangkas Jadi 0%
-
Momen Febrie Adriansyah Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
The Da Vinci Code: Misteri, Simbol, dan Sejarah yang Memancing Rasa Penasaran
-
Heboh Kasus Pencabulan Anak SD Yatim Piatu di Sumut, Guru ASN Wajib Disanksi Berat jika Terbukti
-
IOC Tolak Pengaduan FairSquare terhadap Gianni Infantino soal Dukungan ke Donald Trump
-
Yogyakarta Jadi Magnet Turis Asing, 126 Ribu WNA Gunakan Kereta Sepanjang Semester I 2026
-
Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan