Suara.com - Sebagai salah satu persiapan menyambut datangnya Maulid Nabi Muhammad SAW pada 16 September 2024 mendatang, sederet hal sudah mulai dilakukan. Salah satunya adalah persiapan teks pildacil Maulid Nabi Muhammad SAW yang kocak dan bisa menghibur sekaligus memberikan nilai ceramah.
Momen Maulid Nabi Muhammad SAW sendiri menjadi momen besar untuk umat muslim, karena merupakan peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Perayaan ini banyak dilakukan dengan berbagai kegiatan keagamaan yang dapat juga dilakukan dengan lomba Pemilihan Da’i Cilik atau Pildacil.
Nah untuk melihat salah satu contoh teks pildacil Maulid Nabi lucu, Anda dapat cermati di bawah ini.
Contoh Teks Pildacil Maulid Nabi Lucu
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Mari awali dengan pantun,
Ada orang terlihat kekar
Berlari-lari bersama bapak
Terdenar sih terdengar
Tapi sayang kurang kompak
Baca Juga: Teks Maulid Simtudduror Lengkap Sampai Mahalul Qiyam: Arab, Latin dan Artinya
Sekali lagi, Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Innal hamdalillah, washolatu wassalamu ‘ala Rasulillah, Sayyidina Muhammad ibni Abdillah, wa ‘ala alihi wasohbihi waman walah. Amma ba’du.
Hadirin, bapak, ibu, uztaz, ustazah, yang saya hormati, serta teman-teman peserta lain yang saya sayangi. Puji syukur mari kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan karunia-Nya agar kita dapat berkumpul di tempat ini dalam rangka memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW tercinta.
Lantaunan shalawat serta salam tidak lupa kita curahkan pada Nabu Muhammad SAW, yang selalu menjadi panutan untuk seluruh umat muslim di dunia. Semoga kita sebagai umatnya senantiasa mengamalkan dan meneruskan ajarannya.
Acara ini diselenggarakan sebagai salah satu bentuk rasa cinta umat muslim kepada Nabi Muhammad SAW. Dengan banyak bershalawat, kita dapat menunjukkan kecintaan pada sang Nabi. Hal ini mungkin juga dialami teman-teman sekalian yang ada di sekolah.
Bedanya, shalawat yang dilantunkan bukan dalam bentuk pujian pada Nabi, namun pada lawan jenis. Tidak menjadi hal yang salah, tapi kecintaan pada makhluk ciptaan Allah SWT jelas tidak boleh mengalahkan kecintaan kita pada sang Nabi itu sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tips Menyimpan Kue Kering Sisa Lebaran agar Tetap Renyah dan Tidak Melempem
-
7 Amalan Sunah di Bulan Syawal yang Dianjurkan dalam Islam, Jangan Terlewat!
-
5 Tempat Wisata di Jogja yang Tetap Buka saat Lebaran, Tiket Masuk Mulai Rp10 Ribuan
-
Kapan Puncak Arus Balik Lebaran 2026? Ini Prediksi dan Tips Hindari Macet
-
Jadwal Operasional Transportasi Publik Selama Libur Lebaran 2026: Transjakarta, MRT, dan KRL
-
Tips Menyimpan Opor Ayam Sisa Lebaran di Kulkas agar Tahan Lama dan Tetap Enak, Jangan Sampai Basi
-
Bolehkah Puasa Syawal 1 Hari Saja? Ini Penjelasan Lengkapnya Sesuai Sunnah
-
Rencana ke Ragunan saat Libur Lebaran? Cek Harga Tiket dan Jam Buka Terbaru
-
Bolehkah Wanita Haid Ziarah Kubur dan Membaca Yasin? Ini Hukumnya
-
Apakah Puasa Syawal Harus Berturut-Turu atau Boleh Diselingi? Ini Penjelasan Lengkapnya