Suara.com - Badan Kepegawaian Negara (BKN) akhirnya membolehkan pelamar tes CPNS menggunakan meterai konvensional alias meterai tempel, setelah kisruh e-meterai di situs Peruri.
"Untuk memberikan kesempatan yang lebih luas kepada calon pendaftar dalam menyelesaikan persyaratan administrasi, maka bersama ini kami sampaikan bahwa pada pendaftaran Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) T.A. 2024 diperkenankan bagi calon pendaftar untuk menggunakan meterai elektronik (e-meterai) maupun meterai konvensional (tempel) pada dokumen unggahan Surat Lamaran maupun Surat Pernyataan Instansi," kata Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN, Suherman dalam surat edarannya dikutip Suara.com pada Kamis, (5/9/2024).
Bagi yang sudah membeli e-meterai, sangat penting untuk menghindari penggunaan meterai palsu yang dapat menggagalkan proses administrasi. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan, antara lain:
1. Menggunakan Aplikasi Peruri Scanner
Aplikasi ini dirancang oleh Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) untuk memverifikasi keaslian e-Meterai secara instan. Pengguna hanya perlu memindai (scan) meterai menggunakan aplikasi ini.
2. Menggunakan Aplikasi PDF Reader
Ketika membuka dokumen PDF yang dibubuhi e-Meterai, klik gambar meterai pada dokumen tersebut. Informasi keaslian akan langsung muncul jika meterai tersebut asli.
3. Melalui Website Verifikasi Peruri
Buka laman verification.peruri.co.id dan unggah dokumen PDF yang telah dilengkapi e-Meterai. Berikut langkah-langkahnya:
Baca Juga: 5 Rekomendasi Bimbel CPNS 2024 Terbaik, Persiapan SKD dengan Matang!
- Buka aplikasi atau situs verification.peruri.co.id.
- Unggah dokumen PDF yang sudah dibubuhi e-Meterai.
- Centang kotak captcha "I'm not a robot".
- Klik "Upload PDF" dan tunggu proses pengecekan.
Ciri-ciri e-Meterai Asli
Penting bagi masyarakat untuk mengenali ciri-ciri e-Meterai asli agar tidak tertipu. Beberapa komponen utama e-Meterai asli antara lain:
- Kode unik berupa nomor seri yang berbeda pada setiap meterai.
- Gambar Garuda Pancasila sebagai lambang negara.
- Tulisan "Meterai Elektronik" jelas terlihat.
- Terdapat angka "10000" dan tulisan "Sepuluh Ribu Rupiah" yang menunjukkan tarif bea meterai.
Tips Menghindari Penipuan e-Meterai
Penipuan terkait e-Meterai semakin marak, terutama dalam proses administrasi penting seperti seleksi ASN. Untuk menghindari hal tersebut, berikut beberapa tips yang dapat diterapkan:
- Beli e-Meterai dari Distributor Resmi
Pembelian e-Meterai sebaiknya dilakukan melalui distributor atau retailer resmi yang telah diakui oleh Peruri. Pembelian melalui e-commerce yang tidak resmi sangat berisiko, karena meterai palsu sulit dikenali oleh masyarakat umum. - Pastikan Format Dokumen dalam Bentuk PDF
Berdasarkan ketentuan, e-Meterai hanya dapat digunakan pada dokumen berformat PDF. Jika ada penjual yang meminta dokumen dalam format selain PDF, patut dicurigai bahwa e-Meterai yang dijual tidak asli. - Perhatikan Harga Resmi
Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 133 Tahun 2021, harga e-Meterai resmi adalah Rp10.000 per meterai. Jika ada penawaran yang jauh di bawah atau di atas harga ini, perlu diwaspadai adanya penipuan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek